23 Lubang Biopori Digali Anggota Pramuka SMAN 1 Gonta Untuk Atasi Genangan Air Saat Musim Hujan

23 Lubang Biopori Digali Anggota Pramuka SMAN 1 Gonta Untuk Atasi Genangan Air Saat Musim Hujan Anggota SMAN 1 Gondang Wetan (Gonta) saat membuat lubang biopori di halaman sekolahnya. Foto T. Baidawi

Kabarwarta.id - Anggota pramuka pangkalan SMA Negeri 1 Gondangwetan (Gonta) berhasil membuat 23 lubang resapan biopori. Aksi ini dilakukan di saluran air/selokan milik sekolah yang berada di depan ruang kelas.

Kegiatan ini diikuti oleh 18 anggota, (6 putra dan 12 putri) ambalan gugus depan Pasuruan 07.055/07.056.

Hadir pula, Kak Drs. Abdul Karim selaku ketua gudep. Menurut Kak Abdul Karim, aksi ini adalah bagian dari kegiatan gugus depan ramah lingkungan yang digelar oleh gerakan pramuka kwartir daerah Jawa Timur.

"Dalam aksi ini, gudep kami menfokuskan kegiatannya pada penanaman pohon dan pembuatan biopori," kata Kak Abdul Karim.

Selama kurang lebih dalam waktu 5 jam, 23 lubang resapan biopori berhasil dibuat. Lubang yang sudah jadi kemudian diisi sampah organik. Sampah daun kering pohon di halaman sekolah dikumpulkan untuk mengisi lubangnya.

Hadir pula dalam aksi ini, Kak Mukhamad Fatkhan pembina gudep setempat. Menurut Kak Mukhamad Fatkhan, pembuatan biopori ini bertujuan untuk mengurangi genangan, sebab saat  musim hujan yang biasa menggenang di  selokan dan berfungsi mengalirkan air agar tidak banjir, akibatnya di selokan sering terjadi genangan.

"Dengan pembuatan biopori ini diharapkan tidak lagi terjadi genangan di waktu mendatang," tutur Kak Fatkhan.(Bd/dyt)