Ada PPKM Jilid Dua Di Jatim, Berikut Tanggapan Walikota Pasuruan

Ada PPKM Jilid Dua Di Jatim, Berikut Tanggapan Walikota Pasuruan Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo. Foto iwan dayat

Kabarwarta.id - Ada PPKM (Pemberlakuan pembataaan kegiatan masyarakat) Jilid Dua Di Jawa Timur, Berikut tanggapan Walikota Pasuruan.

"Rencana hari ini kita rapatkan dulu dengan jajaran tiga pilar," kata Raharto Teno Prasetyo, Rabu (27/1/21).

Sebelumnya, pada 26 Januari 2021, Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan surat keputusan (SK) Nomor 188/34/KPTS/013/2021 Tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Ada Tujuh Diktum dalam keputusan yang dikeluarkan di Surabaya dan PPKM Jilid 2 ini diberlakukan hingga tanggal 8 Februari 2021.

Dalam SK Ini, Khofifah menerapkan PPKM di 17 kota/kabupaten di Jawa Timur, yang dimuat dalam Diktum kesatu yakni, Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kota Blitar, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Malang, Kabupaten Madiun, Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tuban.

Meskipun tidak semua Kabupaten dan Kota dituangkan dalam perpanjangan PPKM. Namun dalam SK ini, Khofifah menuangkan sejumlah point penting, Diantaranya yakni Diktum keempat dan kelima.

Berikut kutipan Diktum kelima. Bupati/Walikota yang tidak memberlakukan PPKM sebagaimana dimuat dalam Diktum Kesatu, Tetap memperkuat dan meningkatkan sosialisasi dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran protokol kesehatan Covid -19.(dyt)