Akibat Sistem Non ERP Pertamina Troble, Stock BBM Dan Elpigi Menipis

Akibat Sistem Non ERP Pertamina Troble, Stock BBM Dan Elpigi Menipis Pompa pengisian Di SPBU Pasuruan mengurangi aktivitas di mesin pompanya akibat stock BBM kian menipis. Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - Stock persediaan BBM (bahan bakar minyak) di SPBU kian menipis akibat dampak dari gangguan layanan non ERP (Enterprise Resource Planning).

ERP adalah planning atau perencanaan sumberdaya perusahaan milik PT. Pertamina yang mengalami kendala secara Nasional semenjak sepekan ini.

Terkait hal ini, Koordinator Hiswana Migas wilayah Malang Raya Dwi Hardono saat dikonfirmasi media ini mengatakan.

"Sudah satu minggu ini sistemnya troble dan harus memesan secara manual termasuk untuk BBM dan Elpigi atau Produk lain yang dikeluarkan oleh Pertamina akibat kendala pada sistem ERP," kata Dia, Jumat (12/3/21).

Akibatnya, ancaman kelangkaan BBM di sejumlah SPBU sudah diambang pintu karena persediaan stock yang menipis.

"Katanya cuma sehari, Tapi sampai saat ini masih tetap Trouble Sistem nya. Jadi semua sistem pertamina di lakukan secara manual, ini yang menyebabkan banyak kendala di semua pengisian baik SPBU, SPBE , dan Pertashop," Ungkap Dwi.

Menurutnya, Akibat ERP Ngadat, Pihaknya juga kesulitan mendapatkan pasokan Elpigi kemasan 3 kilogram.

" Ya. Masalah Chasles dan Laporan simolek nya. untuk pendistribusian masih relatif aman meskipun harus nunggu antrian yang panjang di SPBE,"terang Dwi Hardono yang juga pemilik agen Elpigi kemasan 3 kilogram.

Sejumlah SPBU di wilayah Pasuruan raya saat ini persediaan BBM nya kian menipis akibat ERP yang tak kunjung membaik.

Bahkan, beberapa SPBU menutup pompa pengisianya untuk motor dan meringkasnya menjadi satu antrian dengan mobil.

Di akun Instagram milik PT Pertamina menjelaskan bahwa kendala layanan sistem non ERP tertulis estimasi oerbaikan hingga pukul 19.00 Wib.

"Mohon maaf saat ini sedang terjadi gangguan pada sistem Non ERP Pertamina sehingga akses ke aplikasi Non ERP atau pendukung ERP serta yang membutuhkan authentikasi ke email pertamina terkendala."

"Mohon maaf atas ketidaknyamananya untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak servicedesk. 1-500-234 telp 6666" tertanda direktorat penunjang bisnis Pertamina.(dyt)