Aktifis: Aparat Harus Proses Money Politik Dalam Pilkades Serentak Di Pasuruan

Aktifis: Aparat Harus Proses Money Politik Dalam Pilkades Serentak Di Pasuruan Salah satu Pilkades di desa yang dilaksanakan serentak di kabupaten Pasuruan, Foto Iwan dayat

Kabarwarta - Aktifis Pasuruan, Yakni, Lujeng Sudarto dari Pusaka menyoroti maney politik yang beredar di sejumlah Desa dalam pilkades serentak 23 November 2019 kemarin.

"Jika ada temuan praktek bukti money politik yang beredar, harus diproses oleh aparat terkait, dengan melakukan tahapan proses hukum. Bukan dibiarkan, begitupun dengan masalah teror bondet atau masalah pidana antar sesama tim bacakades," Tandas Lujeng.

Diketahui, Ada temuan beberapa praktek maney politik dan sumbangan sembako yang beredar luas di malam pencalonan cakades di salah satu Desa wilayah Pasuruan barat, tepatnya di bawah lereng gunung Welirang, kabupaten Pasuruan hingga saat ini belum diproses hukum.

Selain praktek money politik, juga ada penganiayaan yang terjadi di salah satu desa di kecamatan Prigen dan sudah dilaporkan ke pihak terkait. "Kalau sudah dilaporkan, proses hukum selanjutnya harus tetap dilanjutkan, termasuk kasus penganiayaan," tambah Lujeng.(dyt)