Antisipasi Cluster Baru Corona, Petugas Gabungan Menyekat Jalur Masuk Alun - Alun Kota Pasuruan

Antisipasi Cluster Baru Corona, Petugas Gabungan Menyekat Jalur Masuk Alun - Alun Kota Pasuruan Penyekatan di simpang tiga Sumatra timur menuju Alun - Alun kota Pasuruan oleh aparat gabungan Satgas Covid -19. Foto istimewa

Kabarwarta.id -Antisipasi Cluster Baru Corona Dalam rangka mencegah dan sebagai langkah antisipasi kerumunan pada malam Jumat legi. Jalun menuju Alun - Alun kota Pasuruan dilakukan Penyekatan oleh petugas gabungan.

Ada TNI didampingi Polri dan Dishub serta Satpol PP serta relawan Satgas Covid -19 kota Pasuruan yang berjaga di jalan Niaga raya dan jalan Wr. Soepratman tepatnya di barat simpang empat PLN kota Pasuruan.

Kasubag Humas Polres Pasuruan kota, AKP Endy Purwanto mengatakan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya menghalau kerumunan massa.

"Bukan hanya di Alun - Alun saja, tetapi di manapun jika ada kerumunan satgas gabungan Covid - 19 akan membubarkan sebagai langkah upaya pencegahan dan penyebaran Corona, kata Endy, kamis (14/1/21).

Nampak puluhan petugas gabungan yang di pimpin kapolsek Purworejo AKP agus Mukhlison menutup jalan dengan menggunakan mobil patroli dan penutup jalan yang disiapkan oleh Dinas Perhubungan kota Pasuruan.

"Hanya warga sekitar yang boleh melintas di jalan tersebut termasuk dalam keadaan darurat seperti orang sakit keras dan wanita hamil yang mau melahirkan," tukasnya.

Pengamanan juga dilakukan di simpang tiga timur jalan Sumatra kota Pasuruan dan di sekitar jalan Alun - Alun selatan sebagai langkah memecah kerumunan massa yang biasa bergerombol untuk melaksanakan wisata religi di kawasan masjid Jami Al Anwar atau makam Kyai Hamid Pasuruan.

Dari pantauan kabarwarta.id, hanya pejalan kaki dan roda dua yang bisa melintas di kawasan pusat perekonomian kota Pasuruan ini. Sedangkan mobil harus memutar arah dan tida diperbolehkan masuk ke kawasan Alun - Alun kota Pasuruan kecuali milik toko atau warga sekitar.

"Kegiatan seperti Khaul Segoropuro juga pada beberapa waktu yang lalu dihimbau untuk di tunda pelaksanaanya demi menjaga penyebaran Covid -19," terangnya.

Kawasan wisata religi lainya di kota Pasuruan seperti,  kawasan masjid Turba Kebonagung, Makam Mbah Slagah, Makam Kyai Sepuh gentong juga dipantau oleh aparat dari Satgas Covid -19 kota Pasuruan.(dyt)