Babinsa Di Pasuruan ini Mengoleksi Ratusan Bambu Unik Berharga Puluhan Juta Rupiah

Babinsa Di Pasuruan ini Mengoleksi Ratusan Bambu Unik Berharga Puluhan Juta Rupiah Pelda Nanang Memegang Bambu Unik jenis Patel Lele Tapak Jalak. Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - Babinsa yang bertugas di Desa Pulokerto, kecamatan Kraton, kabupaten Pasuruan ini pengoleksi ratusan bambu unik berharga hingga puluhan juta rupiah.

Adalah Pelda Nanang Priyo Widanto anggota yang bertugas di Koramil Kraton dan dibawah naungan Kodim 0819 Pasuruan ini memiliki beragam jenis bambu unik yang bernilai artistik serta mistis.

"Ada bambu patel lele tapak jalak, Dampit, Junjung drajat, Rogo sukmo, Petuk jalu, Songo guwono, Sabdo, Rancang Kencono, Jalu Puncak, Kurung, Tapak Dewa, Lubang Kumbang, Bulu perindu, Kendit, Jamur Onting, Carang sewu, Carang manten, Tumpang sari, Cagak panah Dewa, Buntet, Putuk Slumpring, Sambung roso, Rajut Sukmo dan Tong tong sewu," kata Nanang, minggu (3/1/21).

Kolektor bambu yang berdomisi di Desa Bendungan, kecamatan Kraton kabupaten Pasuruan ini juga aktif dalam paguyuban Tosan Aji Pasuruan.

"Kemarin,bambu patel lele Tapak jalak dengan 17 sab yang saya temukan di alas desa Tempuran, kecamatan Pasrepan kabupaten Pasuruan di beli kolektor Rp.5.000.000 dan saat ini tersisa tujuh bambu patel lele dengan sab berjumlah 4 sampai 9," terang Nanang.

Bambu unik ini dipercaya memiliki beragam kegunaan diantaranya patel lele tapak jalak yang dipercaya sebagai penglaris dalam dunia perdagangan. Serta bambu dampit yang dipercaya bisa mengayomi dan mendamaikan jika ada perselisihan.

"Konon, Bambu dampit juga dipercaya bisa merukunkan orang yang memiliki istri dua," imbuh Nanang.

Kolektor satu ini juga memajang sebagian koleksinya di pasar Tematik yang berada di komplek pasar Kebonagung kota Pasuruan.

Harga bambu termurah yakni tumpang sari yang biasa dilepas kolektor dengan harga sekitar Rp 500.000 hingga 1.000.000 tergantung jumlah sab nya.

"Bambu unik ini bisa bertahan lama asal dirawat dengan dibersihkan untuk bambu yang masih berwarna hijau. Sedangkan yang sudah berwarna kecoklatan sudah berumur dan cukup di lap saja," pungkas Nanang.(dyt)