Bantu Kembangkan UMKM, Mahasiswa UMM Manfaatkan LJBA

Bantu Kembangkan UMKM, Mahasiswa UMM Manfaatkan LJBA Aplikasi LJBA ditunjukkan mahasiswa UMM (kiri) untuk meningkatkan UMKM di Malang. Foto Rida Aprilia Putri

Malang, kabarwarta.id - Bantu kembangkan UMKM Desa Tegalgondo Dengan Manfaatkan Platform Perusahaan Layanan Jasa Berbasis Aplikasi (LJBA) oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM).

Salah satu tempat yang dipilih Mahasiswa UMM ada di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Desa tersebut dipilih oleh Dandi Juliantara, Glenn Maulana Adhiyaksa, Fernanda Deny Setiawan, Rida Apriliani Putri, dan Sena Putri Bengi yang tergabung dalam program kampus PMM UMM Kelompok 36 gelombang ke-2.

Kelompok tersebut juga didampingi Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Sholahudin Al-Fatih, S.H., M.H. Mereka siap untuk terjun dan mengabdikan diri kemasyarakat karena memang sejatinya peran dan fungsi mahasiswa salah satunya adalah agent of change (agen perubahan).

Sesuai namanya, mahasiswa dalam menuntut ilmu agar dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan membantu mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) salah satu cara rubah tatanan hidup yang lebih baik.

“Program kerja yang dilakukan adalah memanfaatkan Platform Perusahaan Layanan Jasa Berbasis Aplikasi yang sudah ada sebelumnya. Konsep yang dibuat adalah meningkatkan UMKM di Desa Tegalgondo terutama di Pasar Wisatanya, mulai dari pendataan, pendaftaran sampai dengan verivikasi. Program kerja tersebut bekerjasama dengan mitra GoBiz” Ujar Glenn sekretaris PMM UMM kelompok 36. Jum’at, (19/03/2021).

Pembayaran tanpa kontak langsung sering dimanfaatkan pelaku bisnis saat ini. Guna mendukung keberlangsungan UMKM di Desa Tegalgondo mahasiswa UMM berupaya untuk terus mendorong pemanfaatan pembayaran tanpa kontak langsung tersebut melalui sejumlah inisiatif.

Adapun inisiatif yang dilakukan melalui pembekalan hygiene kit dan memberikan edukasi di sentra UMKM di Desa Tegalgondo. Harapannya, inisiatif tersebut dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi konsumen. Pembekalan tersebut dilakukan pada UMKM sebagai merchant GoFood dan sekaligus merupakan merchant GoPay.

Kedua layanan ini dapat membatu para pelaku UMKM untuk melayani konsumen dengan lebih baik. “kegitan tersebut salah satu program kerja kedua selama satu bulan kedepan dari PMM UMM kelompok 36. Mudah-mudahan dengan bekerjasama dengan GoBiz, UMKM di Desa Tegalgondo terutama di Pasar Wisatanya berkembang ditengah pandemi seperti ini” Lanjut glenn.

Dimasa pandemi seperti ini, UMKM adalah salah satu elemen ekonomi yang terdampak. Untuk itu kami mengajak para pelaku UMKM khususnya di wilayah Pasar Wisata Desa Tegalgondo tetap maju bersama GoJek dan menjaga kepercayaan pelanggan dengan menerapkan protokol kesehatan melalui J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan).

"memanfaatkan teknologi GoJek mendukung keberlangsungan usahanya” Tutur Glenn.

Lebih lanjut, Glenn menuturkan, pembekalan ptotokol J3K dan hygiene kit sudah mengikuti anjuran BPPOM, WHO, dan Kementrian Kesehatan. 

Di beberapa titik, GoJek juga menghadirkan beberapa Posko Aman J3K untuk memastikan kondisi mitra pengemudi sekaligus melakukan disinfeksi unit kendaraannya saat melayani pelanggan GoFood. Sebagai informasi, pada 2020 layanan GoFood telah berhasil memberika pertumbuhan sebesar 40 persen bagi para merchant terutama UMKM di masa Pandemi.

Pada akhir 2020, Gojek bhakan mencatat peningkatan jumlah mitra usaha GoFood hingga 50 persen, sehingga saat ini ada total 750 ribu mitra usaha kuliner tergabung. Humas PMM UMM Kelompok 36. Rida, mengatakan Kami memperkuat kolaborasi bersama GoJek sebagai keseriusan membengun ekonomi digital bagi masyarakat, khususnya sektor UMKM di wilayah Pasar Wisata Desa Tegalgondo.

“sinergi ekosistem layanan digital yang lebih komperhensif diwujudkan dengan menghubungkan pelaku UMKM ke aplikasi Layanan Jasa melalui GoBiz” kata Rida.

Dibukanya akses ini bakal membuka peluang bagi pengguna aplikasi GoBiz untuk meningkatkan sumber pendapatan tambahan yang sempat merosot di tengah pandemi saat ini. VP Strategic Partnership GoJek, Amelia Callista Susanto, menyebutkan dengan kemitraan bersama GoJek, GoJek berkomitmen meningkatkan manfaat ekonomi digital ke ekosistemnya. Mulai dari pengguna, mitra, pengemudi, hingga mitra usaha di seluruh Indonesia.

“Melalui aplikasi GoBiz kami telah menghadirkan rangkaian solusi yang dirancang khusus untuk menjawab semua kebutuhan UMKM sehingga mereka bisa bertahan dan melaju bersama GoJek dalam mengembangkan usaha di tengah pandemi,” imbuh Rida 

Adanya pandemi Covid – 19 yang sampai saat ini masih berlangsung, membuat seluruh Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia memberlakukan sistem perkuliahan melalui daring. Namun, demikian itu tak menghalangi mahasiswa UMM untuk tetap melaksanakan kegiatan PMM Tematik secara luring dengan pengurangan jumlah kelompok menjadi 5 orang saja dan tentunya tetap harus menerapkan protokol kesehatan demi kepentingan bersama.

Biodata penulis :

Nama : Rida Apriliani Putri

Alamat : Perum. Denanyar Asri D.1 RT. 11 RW.04 Denanyar Jombang

Email : ridaapriliani12@gmail.com