Belum Separuh Proses Penghitungan Suara Di PPK, Saksi Nomor 2 Lakukan Walk Out Di Empat Kecamatan

Belum Separuh Proses Penghitungan Suara Di PPK, Saksi Nomor 2 Lakukan Walk Out Di Empat Kecamatan Salah satu saksi paslon nomor 2 calon Walikota Pasuruan membacakan pernyataan keberatan dan melakukan aksi Walk Out saat proses penghitungan suara di PPK. Foto istimewa

Kabarwarta.id - Belum Separuh hasil penghitungan suara pilkada kota Pasuruan di tingkat PPK, Saksi dari paslon (pasangan calon) nomor 2 Raharto Teno Prasetyo - Mochammad Hasjim Asjari lakukan aksi walk out, minggu (13/12/20).

Aksi ini dilakukan di empat PPK yakni, Bugul Kidul, Panggungrejo, Purworejo dan Gadingrejo.

"Karena dirasa ada kejanggalan dalam penghitungan, maka atas saran dari tim advokasi DPD PDI Perjuangan maka teman - teman saksi walk out dari penghitungan di PPK," kata Agus Budi Cahyono selaku wakil Ketua bidang pemenangan pemilu dan komunikasi politik DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan.

Walk Out dilakukan oleh tujuh saksi dari paslon Tegas yang berasal dari empat partai koalisi pengusung pasangan ini, Yakni PDI Perjuangan - partai Nasdem - Partai Gerindra dan partai Hanura.

Terkait hal ini, ketua KPU kota Pasuruan Royce Dianasari mengatakan bahwa aksi walk out dari saksi pasangan paslon nomor 2 dilakukan sebelum waktu istirahat penghitungan suara di tingkat kecamatan.

"Benar saksi dari paslon nomor 2 keluar dari proses penghitungan suara,Namun hal ini sudah seizin ketua PPK dan Panwascam," ujarnya.

Dari informasi yang digali kabarwarta.id, Aksi walk out ini dilakukan saksi paslon nomor 2 sekitar pukul 10.00 wib.

"Mereka izinnya dipanggil ke posko," terang Royce.

Dilain tempat, salah satu partai koalisi paslon nomor 2 yakni ketua DPC partai Gerindra kota Pasuruan Akhmad Zubaidi menyanyangkan aksi dari pada saksi paslon nomor 2 yang tidak seharusnya melakukan walk out saat proses penghitungan suara di PPK.

"Seharusnya ditunggu sampai selesai, kita harus menghormati proses demokrasi yang terjadi di kota ini. Kalau ada kejanggalan bisa disampaikan secara tertulis di akhir penghitungan suara melalui Bawaslu," terangnya.

Meskipun ada aksi keluar dari proses penghitungan di PPK, Royce menjelaskan bahwa proses penghitungan suara terus dilakukan hingga esok, tanggal 14 Desember 2020.

"Proses penghitungan terus dilakukan. dan saat ini kecamatan Gadingrejo menyisahkan tiga kelurahan, kecamatan Bugul kurang dua kelurahan, Purworejo kurang empat kelurahan dan Panggungrejo kurang sepuluh kelurahan," paparnya.

Hingga berita ini dirilis, proses penghitungan suara di tingkat PPK masih terus berlangsung.

"Kemungkinan yang akan selesai dulu kecamatan Gadingrejo dan kami akan berusaha semaksimal  mungkin agar proses penghitungan selesai sampai 14 Desember 2020," pungkas Royce.(dyt)