Berikut  Adalah  Tujuh  Titik  Penyekatan  Yang  Di  Siapkan  Satlantas  Polres Pasuruan, Pemudik Lokal Diperbolehkan Melintas

Berikut  Adalah  Tujuh  Titik  Penyekatan  Yang  Di  Siapkan  Satlantas  Polres Pasuruan, Pemudik Lokal Diperbolehkan Melintas Operasi ketupat Semeru 2021 yang dipimpin Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan. Foto hms

Kabarwarta.id - Berikut Tujuh Titik Penyekatan di wiilayah Hukum Polres Pasuruan yang Dijaga Ketat oleh personil gabungan. Namun pemudik lokal di area Pasuruan, Malang, Batu dan Probolinggo diperbolehkan melintas 

Berikut tujuh titik penyekatan di wilayah hukum polres Pasuruan.

1.Simpang  Tiga  Depan  Polsek  Prigen.  (antisipasi  Menuju  Jalur Wisata  Perbatasan  Kabupaten  Pasuruan, (Prigen Sampai kabupaten Mojokerto Trawas).

2.Simpang Arteri Gempol (Perbatasan Pasuruan-Mojokerto)

3.Simpang Tiga Depan Masjid Assalam Gempol  (Perbatasan Pasuruan-Sidoarjo)

4.Exit Tol Gempol

5.Exit Tol Sidowayah Bangil

6.Exit Tol Pandaan.

7.Exit Tol Purwodadi (Perbatasan Pasuruan-Malang).  

Hal ini dilaksanakan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru Tahun 2021 lain dari pada yang lain, kali ini larangan Mudik menjadi Prioritas untuk mencegah Penyebaran Covid-19 baik yang dilakukan oleh PPDN (Pelaku Perjalanan dalam Negeri) dan PMI (Pekerja Migran Indonesia). 

Satlantas  Polres  Pasuruan  Menyiapkan Tujuh  Titik  Penyekatan itu Untuk Mengantisipasi   Warga  Yang  Nekat Mudik  Lebaran  Di  Tahun  2021.

Titik Penyekatan  Yang  Di Siapakan   Satlantas Polres  Pasuruan  Berada  Di  Wilayah  Perbatasan   Pasuruan-Mojokerto, Pasuruan-Sidoarjo  Dan  Pasuruan-Malang.

"Ini  Jadi  Tindak  Lanjut  Kebijakan Larangan  Mudik  Yang  Di  Tetapkan Pemerintah  Pada  06  Mei  Sampai  17 Mei  Mendatang, " Ujar Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Andika M Lubis, Selasa (4/5/21).

Kabupaten  Pasuruan   termasuk  Satu  Rayon  Dengan  Kabupaten  Malang,  Kota Malang,  Kota Batu,  Kabupaten Probolinggo,  Kota  Probolinggo,  Dan  Kota Pasuruan. 

Warga  Yang  Ber identitas  Di Wilayah  ini,  Polres  Pasuruan Masih  Memperbolehkan  Untuk  Melintas atau  Dengan  Istilah  Mudik  Lokal,  Namun  Hal  Itu  Tidak  Berlaku  Bagi Warga  Yang  Berasal  Dari  luar  Kota   Atau  Luar  Rayon.

"Kalau  Tidak  Ada  Kepentingan  Mendesak Kami  Arahkan  Ke  Tol  Atau  Putar Balik," terang Kasat Lantas. (HMS/Iw)