Blt Gotong Royong Sempat Di Cap Produk Politik, Ini Sanggahan Teno

Blt Gotong Royong Sempat Di Cap Produk Politik, Ini Sanggahan Teno Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo (kanan). Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - Blt (bantuan langsung tunai) gotong royong yang dikeluarkan pemerintah kota Pasuruan semenjak Raharto Teno Prasetyo menjabat sebagai Plt Walikota dan disinyalir dituding sebagai produk politik saat pemilukada kota Pasuruan 2020.

Berikut, penjelasan dari orang nomor satu di kota Pasuruan dan saat ini sedang dalam cuti sebagai calok kepala daerah.

"Bantuan gotong royong untuk warga terdampak Covid - 19 sudah kami berikan semenjak kami menjabat sebagai Plt Walikota. Dan saat saya cuti, bantuan tersebut dicairkan oleh dinas terkait pada tanggal 26 dan 27 Oktober 2020 kemarin untuk bulan September dan Oktober 2020," Tegas Teno.

Pria yang akan gandeng dengan Mochammad Hasjim Asjari pada pemilukada Rabu, 9 Desember 2020 mendatang memaparkan bahwa bantuan ini murni dari pemerintah kota Pasuruan.

"Bantuan itu sebelum saya cuti sudah dicairkan, begitipun dengan bulan November 2020 ini, warga yang memiliki kartu gotong royong akan mendapatkan hak nya, yakni bantuan warga terdampak Covid -19 dari pemkot Pasuruan," tandasnya.

Blt Gotong royong yang digagas pemkot Pasuruan saat pemerintahan Raharto Teno Prasetyo semenjak dirinya menjabat sempat di cap oleh beberapa oknum anggota DPRD kota Pasuruan sebagai produk politik dan santer digaungkan saat musim kampanye saat ini yang bersebrangan dengan Teno.(dyt)