Cerita Pembersih Makam Anak - Anak Di Tepian Rel Kereta Api

Cerita Pembersih Makam Anak - Anak Di Tepian Rel Kereta Api Anak - anak pembersih makam di TPU Gadingrejo, Kota Pasuruan. Foto Iwan dayat

Pasuruan, kabarwarta.id - Anak - anak di sekitar TPU Gadingrejo, Kota Pasuruan berjibaku dengan rumput dan tanah di hari raya Idul Fitri 1445 Hijriyah untuk mencari THR dari para petakziah yang mendatangi makam sanak saudara atau sesepuhnya.

Sebut saja namanya Imron, 7, Ia mengaku selepas sholat Idul Fitri langsung bergegas ke makam dengan membawa sebilah celurit untuk mengais rezeki ataupun mendapatkan THR dari pelanggan yang makam sesepuhnya ia bersihkan.

Di momen H+2 Lebaran, mereka berupaya membersihkan makam dari rumput ilalang yang didahului dengan membersihkan genangan air yang berada di sekitar makam akibat hujan deras yang mengguyur Kota Pasuruan semenjak semalam. "Hujan, baru bersihkan makam abis dohor dan pengunjung juga sepi ngak seperti lebaran biasanya," Ucap Imron, Kamis, (11/4/24).

Ia bersama kedua rekanya biasa menguntit dari belakang para petakziah agar mendapatkan order membersihkan makam dan bersaing dengan puluhan pembersih makam lainya yang usianya jauh diatas mereka bertiga.

"Kalau ngak diikuti bisa diambil pembersih lainya," imbuhnya. Ia menguraikan bahwa profesi dadakan sebagai pembersih makam dadakan hanya ia lakukan di saat lebaran dan malam jum at legi saat petakziah meluber di TPU terbesar di Kota Pasuruan ini.

Disinggung soal pendapatan, Anak yang masih duduk di kelas 2 sekolah dasar ini mengungkapkan bahwa dirinya bisa meraup uang hingga puluhan ribu rupiah dan dibagi bersama kedua temanya.

"Kalau rame seperti kemarin bisa lima puluh ribu lebih. Tapi hari ini hanya dapat dua puluh ribu aja," tukas Agus teman Imron yang juga sebagai pembersih makam di TPU Gadingrejo.

Selain menyediakan jasa bersih - bersih makam, Agus mengaku di momen hari raya Idul Fitri ini juga sering mendapatkan amplop berisi THR dari pelangganya yang rutin datang bertakziah ke makam.

"Kalau THR dari pelanggan saja dan itupun kadang kami bagi bertiga sama teman saya yang ikut membersihkan makam," terang Agus.

Disamping pembersih makam, Anak - anak sekitar TPU Gadingrejo juga ada yang bekerja sambilan sebagai pedagang bunga, pembantu tukang parkir dan pencari sedekah dari pengunjung makam yang dikelola oleh UPT Pemakaman Dinas Perkim Kota Pasuruan.(dyt)