Dampak Dari Batik Korpri Terbaru, Penjahit Pasar Poncol Ketiban Rezeki Dari ASN Pemkot Pasuruan

Dampak Dari Batik Korpri Terbaru, Penjahit Pasar Poncol Ketiban Rezeki Dari ASN Pemkot Pasuruan Penjahit pasar poncol kota pasuruan memotong kain Korpri milik ASN kota Pasuruan. Foto iwan dayat

Pasuruan, Kabarwarta.id - Dampak dari Batik Korpri model terbaru, Penjahit pasar poncol kota Pasuruan ketiban rezeki dari ASN Pemerintah Kota Pasuruan.

"Kalau kain Korpri terbaru bisa tujuh pakaian yang kami kerjakan mamun untuk kain Korpri yang lama menyizakan empat pakaian untuk sepekan," kata Abdul Rozak, penjahit pasar poncol, Rabu (22/6/22).

Pria pemilik salah satu stand Tailor dan permak pakaian ini menjelaskan bahwa order menjahit untuk seragam Korpri didapat dari oleh kaum adam.

"Mayoritas yang kami dapat order pakaian korpri dari ASN kota Pasuruan dan sisanya dari Pasuruan timur dengan model lengan panjang," terang Rozak.

Kain batik Korpri terbaru berwarna biru memiliki motif berwarna kuning dengan kombinasi variasi putih dan kain korpri yang lama berwarna biru dengan motif warna hitam kombinasi variasi warna putih.

Beragam bahan kain batik Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ini yakni, mulai caton 40S hingga sutra dan saat ini diproduksi oleh beberapa pabrikan yang berasal dari Jawa tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur.(dyt)