Empat Hari Pasca Lebaran 1442 H, Bungkus Ketupat Di Pasuruan Tembus Hingga 12.000 Per Lusin

Empat Hari Pasca Lebaran 1442 H, Bungkus Ketupat Di Pasuruan Tembus Hingga 12.000 Per Lusin Pedagang janur dan bungkus ketupat di pasar Gadingrejo kota Pasuruan. Foto Avan

Kabarwarta.id - Empat hari paska lebaran 1442 hijriyah, Pedagang Janur mulai ramai terlihat di pasar besar, Kota Pasuruan dan Pasar Malam di Kecamatan Gadingrejo kota Pasuruan, Senin (17/5/21).

Seperti yang telah diketahui janur berasal dari daun kelapa muda yang digunakan sebagai bahan pembukus ketupat, hidangan yang hanya ada di hari raya idul fitri.

Nur Halimah, salahseorang pedagang janur Pasar Gading mengatakan "Harga ( janur ) dari tahun sebelumnya, ya segitu . ia juga beranggapan, bahwa tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya karena pandemi sudah tidak ada." Mengenai harganya pun bervariasi, untuk yang sudah jadi bentuk ketupat, dijual dengan harga 12.000 per ikat dan 7.000 - 8.000 per ikat, Janur yang belum dirangkai." imbuhnya.

Laki - laki yang terlihat membantu, Nur Halimah menuturkan. "pasar ketupat masih akan ramai hingga H+7 nanti namun namun hari ini sudah mulai banyak pembeli sebagai persiapan perayaaan " Hari Raya Ketupat "ujar Dia.

Sebutan untuk tradisi hari raya Idul Fitri pada hari ke 7 sesuai tradisi masyarakat jawa pada umumnya menggelar selamatan di hari Raya yang menyuguhkan makanan ketupat sebagai hidangan untuk keluarga maupun relasi dan tamu yang berkunjung kerumah untuk bersilaturahmi saat momen hati raya Lebaran.(Av/Iw)