Enam Pimpinan Parpol Di Kota Pasuruan Berikan Tanggapan, Terkait, Gus Amak Yang Akan Diusung Menjadi Cawali

Enam Pimpinan Parpol Di Kota Pasuruan Berikan Tanggapan, Terkait, Gus Amak Yang Akan Diusung Menjadi Cawali Gus Amak (Nailurrohman) ketua Tanfidziyah PCNU kota Pasuruan. Foto Iwan dayat.

Kabarwarta.id - Nailurrohman atau yang akrab disapa 'Gus Amak' yang diusulkan salah satu partai politik untuk menjadi salah satu bakal calon Walikota Pasuruan periode 2020 - 2025.

Berikut, tanggapan enam ketua partai politik. "Beliau masih sangat muda, dan masa depanya lebih cerah. Dan menurut pandangan kami lebih cocok saat ini memimpin kedua pondok pesantren yang juga diasuh oleh ayahnya yakni K.H Idris Hamid daripada menjadi bakal calon Walikota Pasuruan," Ujar Mochammad Hasjim Asjari, Ketua DPC partai Nasdem kota Pasuruan.

Selain Hasjim, Pandangan yang sama juga disampaikan oleh ketua DPD Pan (partai amanat nasional) kota Pasuruan, Helmi S Psi. "Itu kan pernyataan dari ketua partai politik. Bukan pernyataan dari Gus Amak. Dan jika beliau bersedia serta memberikan pernyataan sikap. Kami akan mendukung," katanya.

Dilain tempat, Ketua DPC partai Gerindra (gerakan Indonesia raya), Ahmad Zubaidi menegaskan bahwa sosok Gus Amak saat ini lebih dibutuhkan sebagai pemimpin pondok pesantren sebagai penerus dari kyai Abdul Hamid. "Gus Amak lebih dibutukan sebagai sosok penerus Kyai di kota Pasuruan. Jadi, kalau beliau ditarik di dunia politik, Kami sangat menyayangkan, lebih cocok memimpin pondok pesantren dan Nahdhatul Ulama di kota Pasuruan," Tukasnya.

Tanggapan juga diberikan oleh ketua DPD PKS (partai keadilan sejahtera) Ismu Hardiyanto menyampaikan sikap terkait Gus Amak yang digadang - gadang bakal diusung partai yang saat ini memiliki kursi terbanyak di DPRD kota Pasuruan untuk menjadi Bacawali. "Terkait mengusung Gus Amak, itu hak dari partai politik yang bersangkutan, Kalau kami, terkait rekom cawali maupun cawawali kota Pasuruan sepenuhnya menjadi kewenangan DPP PKS di Jakarta," terangnya.

Komentar terkait hal ini juga dilontarkan oleh ketua DPC PPP kota Pasuruan. Muchammad Arief yang juga terhitung masih kerabat dari Gus Amak. "Secara pribadi dan sebagai ketua DPC PPP kota pasuruan, Kami lebih condong dan mendukung Gus Amak sebagai pemimpin di pondok pesantren daripada menjadi calon Walikota Pasuruan. Apalagi saat ini, tugas beliau juga ditambah dengan menjabat sebagai ketua  Tanfidizah PCNU kota Pasuruan. Mungkin, jika lima tahun kedepan,  saya rasa, beliau, juga sudah siap untuk mengemban amanah sebagai pemimpin masyarakat kota Pasuruan, dalam artian,  jika didukung menjadi calon Walikota Walikota pada 2025 mendatang,"Ungkapnya.

Sebelumnya, Nailurrohman diberitakan akan diusung oleh partai kebangkitan bangsa (PKB) menjadi bakal calon Walikota Pasuruan. Dan hingga saat ini, pria yang akrab dipanggil Gus Amak ini belum memberikan pernyataan sikap terkait hal ini.(dyt)