Gandeng Dukcapil Dan Pakar Pemilu, Bawaslu Kota Pasuruan Konsolidasi Pemutakhiran Data Pemilih Untuk Pemilu 2024

Gandeng Dukcapil Dan Pakar Pemilu, Bawaslu Kota Pasuruan Konsolidasi Pemutakhiran Data Pemilih Untuk Pemilu 2024 Moh Anas, ketua Bawaslu Kota Pasuruan (kiri). Foto iwan dayat

Pasuruan, Kabarwarta.id - Bawaslu Kota Pasuruan menggandeng Dukcapil dan pakar pemilununtuk konsolidasi penyelenggaraan tahapan pemilu pemutakhiran data pemilih pada pemilihan umum serentak 2024.

"Identifikasi lokasi khusus yang akan diidentifikasi Bawaslu Kota Pasuruan yakni, panti sosial, panti sosial rehabilitasi, pondok pesantren, Lapas beserta penghuninya dan rumah sakit bersama keluarga penunggu pasien yang akan diusulkan untuk TPS khusus," kata Titin Yulinarwati, Anggota komisioner Bawaslu Kota Pasuruan, Rabu (30/11/22).

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Mohammad Anas menyampaikan bahwa konsolidasi penyelenggaraan tahapan pemilu pemutakhiran data pemilih untuk pemilihan umum serentak tahun 2024 nanti pihaknya juga menggandeng pihak Lapas, BNN, Kemenag untuk informasi pemilih.

"Sebanyak tiga ratus pemilih nantinya akan menggunakan hak pilihnya di satu tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilu serentak 2024," terang Anas.

Andreas Pardede selaku pengamat pemilu mengungkapkan bahwa, "Administrasi pemilih pemilu harus patuh pada hukum pemilu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Andreas yang pernah menjabat sebagai Komisioner Bawaslu Profinsi Jawa Timur periode 2012 - 2017 mengungkapkan bahwa, "Daftar pemilih yang baik merupakan salah satu jaminan untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas," terangnya.

Selain pemilu harus sesuai dengan regulasi, menurut Andreas tahapan pemilihan umum harus tepat prosedur, tepat waktu, lengkap data dokumen syarat, Absah data dokumen dan terbuka dalam proses dan hasil.

Menanggapi tentang data dokumen, Kepala Dukcapil Kota Pasuruan Siti Mariyam menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan perekaman data untuk KTP bagi warga Kota Pasuruan yang sudah berusia enam belas tahun.

"Kami sudah melakukan perekaman data bagi warga yang sudah berusia enam belas tahun dan di tahun 2023 metwka nantinya sudah berusia tujuh belas tahun dan bisa mendapatkan KTP yang otomatis nanti menjadi calon pemilih," ujar Siti Mariyam.

Konsolidasi penyelenggaraan tahapan pemilu pemutakhiran data pemilih pada pemilihan umum serentak tahun 2024 juga diikuti oleh Lapas2b kota Pasuruan, Kantor Kementrian Agama kota Pasuruan, BNNK Pasuruan, Dukcapil, Disnaker, Kominfo, BKD, Dinsos dan Panwascam dari empat kecamatan di Kota Pasuruan.(dyt)