Gerak Cepat TNI Atasi Gempa Di Pasuruan Bantu Evakuasi Dan Lakukan Pendataan Korban

Gerak Cepat TNI Atasi Gempa Di Pasuruan Bantu Evakuasi Dan Lakukan Pendataan Korban Anggota koramil Tutur mengecek masjid Baiturahman yang rusak pasca gempa yang berpusat di pantai selatan kabupaten Malang. Foto istimewa

Kabarwarta.id - Gerak cepat TNI atasi gempa di Pasuruan dengan membantu evakuasi dan melakukan pendataan korban hal ini dilaksanakan pasca bencana alam gempa yang berpusat di pantai selatan Malang.

Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Nyarman, M.Tr,(Han) bersama Koramil 24/Tutur dan Koramil 16/Puspo  melakukan upaya-upaya penanganan dalam rangka membantu warga Masyarakat sekitar lokasi yang terdampak bencana gempa.

"Setiap koramil akan kami terjunkan sebanyak 15 personil untuk membantu proses evakuasi masjid dan rumah warga yang mengalami kerusakan," Tutur Letkol  Inf Nyarman, minggu (11/4/21).

Pendataan serta pengecekan baik secara materil maupun personil dari Babinsa yang ada di wilayah tersebut dengan tujuan mengetahui kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa.

"Jika nanti masih perlu, personil akan kita tambah hari ini untuk membantu warga yang terdampak," tambah Dandim.

Di lokasi kejadian, Danramil 24/Tutur Kapten Arm Yuwono langsung bergerak cepat dengan menerjunkan anggotanya ke wilayah binaanya yang terdampak akibat gempa salah satunya mendatangi rumah yang dihuni Subadi di Dusun Gerdu Desa Gendro Kecamatan Tutur yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.

Selain itu mendata segala bentuk kerugian baik materiil maupun personel. Selain dari bangunan rumah warga rusak juga tempat ibadah yang mengalami kerusakan bagian atap plafon yakni Masjid Baiturahman yang terletak di desa Tutur Kecamatan Tutur.

Semantara di wilayah Koramil 16/Puspo, Kapten Niko selaku Danramil pun tidak kalah cepat dalam memerintahkan anak buahnya agar segera melakukan hal yang sama di wilayah teritorialnya tepatnya di desa Pusungmalang Kec. Puspo yakni melakukan pengecekan rumah  Mutoim dan bapak Sodah yang beberapa bagian rumah mereka mengalami retak bahkan ada yang sebagian bangunan roboh.(dyt)