Gunakan Kursi Roda, Mukti Dan Dina Ikuti KBM SDN Gentong Di Ruang Kelas Madin

Gunakan Kursi Roda, Mukti Dan Dina Ikuti KBM SDN Gentong Di Ruang Kelas Madin Abdul Mukti (kiri) dan Dina Hilda (kanan) mengikuti kegiatan belajar mengajar kelas Va SDN Gentong di ruang kelas Madrasah Diniyah Al Islamiyah. Foto iwan dayat.

Kabarwarta.id - Dengan menggunakan kursi roda, Abdul Mukti (11) dan Dina Hilda (11) korban luka berat patah kaki akibat ambruknya ruang kelas SDN Gentong mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di ruang kelas milik Madrasah Diniyah (madin) Al Islamiyah kelurahan Gentong, kecamatan Gadingrejo, kota Pasuruan, Jum'at (15/11/19).

"Senang bisa bertemu kembali dengan bu guru dan teman teman," kata Abdul Mukti, siswa kelas Va yang mengalami patah kaki pada bagian paha sebelah kiri.

Hal senada juga diungkap oleh Dina Hilda, siswi kelas Va yang terpaksa menggunakan kursi roda akibat mengalami patah di jari kaki kanannya dan pembengkakan di telapak kaki kanan.

"Mau belajar di sekolah, biar tidak ketinggalan mata pelajaran dan bisa rangking kembali pada UTS mendatang," ujar Dina Hilda yang meraih rangking 3 pada penilaian tengah semester (PTS) kemarin.

Abdul mukti merupakan putra pertama dari pasangan Jumadiono (40) dan Julaikha (37) warga rt 01 rw 02 gang 7 kelurahan Gentong, kecamatan Gadingrejo, kota Pasuruan.

Sedangkan Dina Hilda merupakan putri kedua pasangan Solikin (44) dan Anik Ratna Manggali (34) warga Rt 01 Rw 05 gang 20b kelurahan Gentong, kecamatan Gadingrejo, kota Pasuruan.

Selain mengikuti trauma healing dalam hipnoterapi, Hari ini, Mukti dan Salsa (panggilan dina hilda) mengikuti pembelajaran santai yang dilakukan oleh guru kelasnya yakni,Bu Richi.

Ditempat yang sama, Amin Jakfar selaku Kepala bidang Tendik Dinas pendidikan dan kebudayaan kota Pasuruan mengungkapkan bahwa trauma healing masih akan dilakukan hingga pekan depan.

"Karena minimnya ruang kelas, trauma healing dilaksanakan dua sesi, yakni pukul 07.00 hingga 09.00 yang diikuti oleh pelajar kelas 1 hingga kelas 3. Dan pukul 09.00 hingga pukul 11.00 yang diikuti siswa dan siswi kelas 4 hingga kelas 6," pungkas Amin.(dyt)