Honor PPK Dan PPS Di Kabupaten Pasuruan Naik Dari Pemilu Sebelumnya, Segini Besaranya Tapi Masih Dibawah UMK Loh

Honor PPK Dan PPS Di Kabupaten Pasuruan Naik Dari Pemilu Sebelumnya, Segini Besaranya Tapi Masih Dibawah UMK Loh Pelantikan PPK dan PPS oleh KPU kabupaten Pasuruan. Foto is

Honor PPK dan PPS di Kabupaten Pasuruan mengalami kenaikan dibandingkan honor pada pemilu sebelumnya. Namun, Nilainya ternyata masih dibawah UMK hal ini terkuak saat KPU Kabupaten Pasuruan melantik PPK dan PPS, selasa (24/1/23).

Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Zainul Faizin memimpin jalannya pelantikan tersebut mengatakan, “Kenaikan ini karena beban kerja mereka berat dan adanya inflasi. Pemerintah pusat melakukan penyesuaian hingga honor ini pun dilakukan penyesuaian,” ungkapnya.

Petugas PPK dan PPS akan melaksanakan tugasnya pasca dilantik dan mereka mendapatkan honor yang disesuaikan oleh pemerintah pusat.

Faizin menjelaskan, Honor untuk ketua PPK pada pemilu periode sebelumnya sebesar 1,8 juta rupiah per bulan dan untuk periode kali ini naik menjadi 2,5 juta rupiah pe rbulan. Dan untuk anggota PPK yang semula hanya 1,5 juta rupiah per bulan menjadi 2,3 juta rupiah per bulan.

Untuk Kabupaten Pasuruan terdapat sebanyak 120 PPK yang tersebar di 24 Kecamatan dengan petugas PPK 5 orang untuk setiap kecamatan.

Di tempat yang sama, Bupati Pasuruan H.M Irsyad Yusuf hadir di pelantikan ini menegaskan bahwa dirinya akan mendukung sepenuhnya pemilu 2024 karena menurutnya pemilu merupakan gawe dari negara.

Faizin menambahkan bahwa, Petugas PPK yang baru saja dilantiknya akan langsung bekerja termasuk menunjuk pantarlih  (panitia pendaftaran pemilu).

Untuk pemilu serentak 2024 di Kabupaten Pasuruan KPU menyiapkan sebanyak 1.095 orang yang akan bertugas sebagai PPS (Panitia Pemungutan Suara) yang bertugas mengawal dan menjadi garda terdepan dalam pemilu 2024 mendatang.(dyt)