Jendela Langit Bisa Dinikmati Wisatawan Dengan Bajet Minim, Yuk Simak Berikut Ini Tarifnya

Jendela Langit Bisa Dinikmati Wisatawan Dengan Bajet Minim, Yuk Simak Berikut Ini Tarifnya Wisatawan berpose di Jendela Langit dengan latar belakang gunung Welirang. Foto iwan dayat

Kabarwarta.id - Berada di gunung Arjuno, Bukit Gumandar tempat wisata Jendela Langit tetap bisa dinikmati wisatawan dengan bajet minim tanpa harus merogoh koceknya dalam - dalam.

"Ngak ada tarif khusus, Namun hasil kesepakatan pengelola ada kewajiban pengunjung untuk memberikan Kontribusi minimal Rp.5000 setiap pengunjung," Ucap Dayat, ketua LMDH Jatiarjo, Prigen, Pasuruan, Minggu (28/2/21).

Jendela langit yang dulu dikenal sebagai bukit Gumandar berada di area hutan yang dikelola oleh perum Perhutani KPH Pasuruan melalui Asper Lawang Barat dan bekerjasama dengan LMDH selaku pemangku masyarakat desa hutan.

"Jendela Langit buka setiap hari dan sekarang sudah dilengkapi beragam fasilitas pendukung seperti, transportasi menuju ke bukit dari Kaliandra dan juga ada Gumandar trip dengan menggunakan mobil jeep untuk empat orang," papar Dayat.

Selain itu, Jendela langit juga dilengkapi area perkemahan dan home stay bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan panorama gunung Arjuno dan Welirang.

"Fasilitas sudah lengkap, dan wisatawan bisa memilih beragam jenis spot selvi di bukit gumandar dan juga bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun menyewa milik pengelola. Tersedia juga jasa ojek motor trail dengan tarif Rp.40.000 untuk berangkat ke jendela langit dan diantar kembali ke tempat transit di Kaliandra," imbuh Dayat.

Untuk bisa ketempat ini, pengunjung bisa memilih beberapa jalan menuju hutan Kaliandra, Diantaranya, dari simpang empat Karangjati, Pandaan menuju simpang tiga Dayurejo hingga simpang tiga Kalindra dan menuju tempat transit di warkop DPR.

Jalur lainya yakni, simpang tiga pasar Sukorejo menuju simpang tiga TSI 2 Prigen ke kanan hingga simpang tiga Kaliandra ke atas menuju tempat transit di hutan Kaliandra.

"Kalau kendaraan wisatawan mampu naik bisa melanjutkan hingga ke bukit Gumandar. Tapi kalau tidak kuat menanjak karena sebagian jalan diatas masih makadam kami menyediakan transportasi mobil 4x2 untuk 7 orang dengan tarif Rp.300.000 di tempat transit menuju jendela langit dan diantar kembali ke tempat transit," pungkas Dayat.(dyt)