KDJ Pimpinan DPRD Tak Kunjung Diganti, Berikut Curhat Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan

KDJ Pimpinan DPRD Tak Kunjung Diganti, Berikut Curhat Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Ketua DPRD kabupaten Pasuruan H.M Sudiono Fauzan (kiri) dan mobil dinas yang dipakainya Honda Accord N 3 T (kanan). Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - KDJ (kendaraan dinas jabatan) pimpinan DPRD kabupaten Pasuruan tak kunjung Diganti, berikut curahan hati (curhat) ketua DPRD H.M Sudiono Fauzan kepada wartawan di sahabat Parlemen Raci.

"Menurut ketentuan PP 18 tahun 2017 Pasal 9, untuk menunjang kinerja Pimpinan DPRD, disediakan Kendaraan Dinas Jabatan (KDJ). Pemda berkewajiban menyediakan Kendaraan Dinas Jabatan (KDJ) Pimpinan DPRD, setiap periode," kata Sudiono Fauzan, Jumat (9/4/21).

Masih menutut Dion, Pemerintah Daerah sudah merencanakan dan menganggarkan untuk pembelian KDJ untuk Pimpinan DPRD Periode 2019 - 2024 di tahun 2020, tetapi gagal.

"Untuk sementara Pimpinan DPRD bersedia menggunakan KDJ lama bekas Pimpinan DPRD periode 2014-2019, meskipun tidak layak pakai, sering rusak dan mogok," terangnya.

Di Tahun 2021, Pemkab Pasuruan merencanakan dan menganggarkan kembali KDJ Pimpinan DPRD, tetapi kembali gagal karena akan dialihkan untuk penanganan Covid -19.

"Karena mobil bekas Pimpinan DPRD Periode 2014-2019 sering rusak, mogok, biaya perawatan mahal dan pemborosan BBM, Pemkab (SETWAN) menarik KDJ," ulasnya.

KDJ yang digunakan pimpinan DPRD kabupaten Pasuruan saat ini yaknI Honda Accord N 3 T yang digunakan H.M Sudiono Fauzan sebagai ketua DPRD (PKB) dan tiga Mitsubishi Pajero sport N 6 TP yang digunakan oleh wakil ketua DPRD Andri Wahyudi (PDI Perjuagan), N 7 TP untuk Rusdi Sutejo (Gerindra) dan N 8 TP bagi Rias Judikari Prastika (Golkar).(dyt)