Ketika Singkong Dan Talas Dibranding Mahasiswa UNEJ Untuk Tingkatkan Omset Penjualan

Ketika Singkong Dan Talas Dibranding Mahasiswa UNEJ Untuk Tingkatkan Omset Penjualan Mahasiswa Universitas Jember (kiri) memberikan pelatihan Digital marketing pada petani singkong dan talas di kota Probolinggo. Tengah. Logo branding produk kripik singkong. Foto Desiyah Rhamadani

Probolinggo, kabarwarta.id - Ketika singkong dan talas Dibranding oleh mahasiswa untuk meningkatkan omset penjualan. Hal ini dilakukan oleh  Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) Back to Village periode ke – 3 di Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Program KKN ini dilaksanakan sejak tanggal 11 Agustus 2021 hingga 9 September 2021. Dalam rangka kegiatan KKN Back to Village 3 di Kelurahan Kanigaran ini, pelaksanaan program kerja berupa mengenalkan pentingnya branding produk dan digital marketing untuk membantu meningkatkan penghasilan usaha penjualan keripik.

Adapun program kerja yang dilakukan yaitu, dengan melakukan pendampingan dan pelatihan yang dilakukan dengan beberapa metode, diantaranya memberikan materi tentang cara membuat logo usaha yang menarik melalui aplikasi Canva kepada sasaran dengan tujuan mendapat gambaran betapa pentingnya branding produk yang menarik di masa sekarang.

Pelatihan dan pendampingan juga dilakukan kepada sasaran dalam membuat poster penjualan yang kreatif guna menarik konsumen lebih banyak lagi. Gambar 1. Penyampaian Materi Pelatihan kepada Sasaran Disamping itu, juga dilaksanakan pelatihan dan pendampingan dalam pengenalan promosi melalui media sosial serta marketplace seperti Shopee.

Pendampingan promosi atau iklan di sosial media guna memasarkan produk agar jangkauannya lebih luas dan mengurangi biaya pengeluaran, diharapkan dengan hal sasaran mampu membuat konten foto dan video secara kreatif dan inovatif agar dapat mempromosikan produknya dengan baik, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauannya secara offline maupun online.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada minggu kedua dan minggu ketiga dengan pelaku usaha keripik sebagai sasaran kegiatan. Pada pelaksanaan pelatihan tersebut terbagi menjadi empat pelatihan. Kegiatan pada pelatihan pertama adalah pemaparan materi tentang pengenalan aplikasi Canva. Materi tersebut berisikan langkah- langkah penggunaan Canva, serta fitur- fitur yang tersedia di aplikasi Canva guna membantu sasaran dalam membranding produknya dengan membuat logo usaha.

 

 

pelatihan berisi pemaparan materi dan pendampingan dalam membuat poster penjualan produk yang bisa lebih menarik minat calon pembeli. Gambar 2. Logo Usaha Produk Keripik Mamimu Ketiga adalah pemaparan materi mengenai strategi digital marketing melalui media sosial serta marketplace seperti Shopee.

Dimana pada kegiatan ini sasaran mendapatkan materi mengenai pengenalan media sosial Instagram dan marketplace Shopee, cara membuat akun di Instagram dan Shopee, serta tips strategi dalam melakukan penjualan melalui media sosial dan marketplace. Kemudian, pelatihan yang keempat adalah pemaparan materi berupa cara membuat foto dan konten yang inovatif dan menarik para calon pembeli baru, tips mengenai foto produk yang baik dan berkualitas untuk diunggah melalui Instagram maupun Shopee.

Pemaparan materi pelatihan pertama dan kedua yang diberikan kepada sasaran sangat mudah dipahami oleh sasaran. Penyampaian materi yang jelas membuat sasaran dapat menangkap apa yang telah disampaikan.

Namun, pada pemaparan materi pelatihan ketiga dan keempat terdapat beberapa kendala yang dialami oleh sasaran. Kendala – kendala yang dihadapi tersebut diantaranya adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman sasaran mengenai penjualan melalui media sosial seperti Instagram maupun marketplace Shopee sebagai sarana pemasaran.

Kendala tersebut bisa diatasi dengan cara menjelaskan lebih lanjut mengenai hal-hal yang belum dipahami oleh sasaran. Tingkat keberhasilan tersebut dapat dilihat dari sasaran semakin mengetahui cara penjualan melalui media sosial dan marketplace dengan membuka open pre order melalui Whatsapp serta Instagram.

(Desiyah Rhamadani Damayanti/ KKN BTV 3/ Kelompok-74/ Kanigaran/ Kanigaran/ Probolinggo/ Ns. Akhmad Zainur Ridla, MAdvN)

IDENTITAS PENULIS

Nama : Desiyah Rhamadani Damayanti

Alamat : Jl. KH. Wahid Hasyim 129

Pekerjaan : Mahasiswa Foto Tema Kegiatan: