Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Tak Kunjung Ngantor, Relawan Tegas Laporkan Dugaan Pemalsuan Skor Debat Pilkada

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Tak Kunjung Ngantor, Relawan Tegas Laporkan Dugaan Pemalsuan Skor Debat Pilkada  Relawan Tegas Meluruk kantor Bawaslu Kota Pasuruan untuk melaporkan dugaan pemalsuan skor debat paslon pilkada kota Pasuruan. Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - Meskipun belum muncul dikantornya, ketua Bawaslu (Badan pengawas pemilu) kota Pasuruan M. Anas hingga siang ini, (19/11/20) sampai pukul 12.00 wib. Relawan paslon Walikota Pasuruan dari tim Tegas tetap melaporkan dugaan pemalsuan skor debat pilkada kota Pasuruan sesi ke dua yang beredar di group whattsaap dan media sosial facebook.

Pelapor dari relawan tim Tegas berinisial IW didampingi kuasa hukum paslon Tegas bersama relawan lainya melapor ke kantor Bawaslu di jalan Panglima Sudirman 47 Purworejo kota Pasuruan.

"Kami melaporkan atas dugaan sebagaimana dimaksut dalam UU ITE tentang penyebaran berita Hoax terkait skor debat pilkada kota Pasuruan yang ada di beberapa group Whattshap dan facebook," Tukas Fandi Winurdani selaku pendamping pelapor.

Sebelumnya, IW yang juga kader partai Nasdem melaporkan hal ini ke mapolres Pasuruan kota dan diarahkan ke Gakumdu. "Kasat Reskrim menerangkan bahwa pihaknya baru bisa menindaklanjuti hal ini setelah ada surat laporan dari Gakumdu," ujar Kusuma salah satu Relawan Tegas.

Dari pantauan kabarwarta.id, kantor Gakumdu yang berada di eks gedung kopegtel (koperasi pegawai telkom) hingga berita ini dirilis masih tertutup rapat - rapat.

"Laporan dari Bawaslu akan dilanjutkan ke Gakumdu baru ke polisi. Namun kantor Gakumdu hingga siang ini masih tutup," imbuh Kusuma.

Skor debat pilkada sesi kedua yang disinyalir Hoax santer beredar di beberapa Wag dan dijadikan status facebook oleh beberapa oknum anggota DPRD kota Pasuruan dan diketahui bernama Helmi Sulum dan Junaedi.

Di Wag, Pasuruan memilih, pasuruan raya, padang howo, sahabat parlemen, pasuruan solution, pasuruan bersatu, I Love Pasuruan dll hingga berita ini ditulis masih menjadi perbincangan hangat diantara pendukung kedua pasangan calon yang sama - sama ngotot mempertahankan argumenya terkait keabsahan skor debat paslon pilkada kota Pasuruan yang berlangsung pada Rabu malam 18 November 2020 kemarin di kota Surabaya.(dyt)