Kontroversi "Duo" Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan, Sang Sekretaris Menjawabnya

Kontroversi Gedung Merah Putih di kelurahan Sekargadung kota Pasuruan yang dipasang banner kantor DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan. Foto ist

Kabarwarta.id - Kontroversi "Duo" Kantor DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan, Ini jawaban Sekretaris DPC partai berlambang kepala banteng moncong putih ini.

"Saya tidak tahu, tahu nya tadi di whattshap group (Wag) dan saya tidak pernah diajak bicara terkait hal ini," kata Tedi Armanto, minggu (3/10/21).

Politisi yang juga berprofesi sebagai Notaris di wilayah kerja kabupaten Pasuruan ini menegaskan.

"Selama saya sakit, saya belum bisa ke kantor DPC di jalan Dewi Sartika kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan. Terkait kantor DPC yang di Sekargadung silahkan kontak Plh ketua DPC," terang Tedi.

Menurutnya, Kantor DPC di jalan Dewi Sartika masih bisa digunakan dan layak, terkait alasan pemindahan sepihak dirinya mengaku tidak diberitahu oleh Plh ketua maupun pengurus lainya.

"Masa sewa kantor DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan di jalan Dewi Sartika hingga bulan Mei tahun depan, terkait pemindahan ini saya kurang tahu," imbuh Tedi.

Sementara itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan yang juga menjabat sebagai anggota DPRD kota Pasuruan saat dihubungi terdengar nada dering namun belum menjawab.

Eks Gedung DPC PDI Perjuangan di kelurahan Sekargadung pasca ketua dijabat Raharto Teno Prasetyo gedung ini disegel oleh Luluk Maulidiyah pada 2019 silam.

Pasca disegel, gedung ini dihuni oleh Promeg pumpinan Pudjo Basuki dan beberapa pekan yang lalu gedung ini dinamakan gedung merah putih dan saat ini dipasang banner bertuliskan 'Kantor DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan'(dyt)