Korban Menjerit, Duda 31 Tahun Gagal Cabuli Bocah SD Di Vila Tretes

Korban Menjerit, Duda 31 Tahun Gagal Cabuli Bocah SD Di Vila Tretes Tersangka MA (baju Orange) saat press Release kasus penculikan dan pencabulan Anak. Foto Avan

Kabarwarta.id - Akibat korban menjerit di dalam vila Tretes, Pria yang berstatus Duda gagal mencabuli bocah siswi Sekolah Dasar. Tindak pidana kekerasan seksual anak dibawah umur nyaris menimpa korban yang duduk di  bangku sekolah dasar kelas 6.

Pelaku  (M A) bin A, Usia 31 tahun awalnya membawa korban ke sebuah penginapan di kelurahan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Peristiwa bermula saat pelaku mengenakan sepeda motor memberhentikan korban dan memintanya ikut dengan pelaku yang membujuk korban dengan mengaku sebagai saudara ibu korban pada Selasa, 27 Juli 2021 dengan dalih ada titipan barang untuk ibu korban sehingga korban dibonceng lalu pelaku membawa korban menuju vila.

"Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB di salah satu penginapan wilayah daerah Palembon Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen Kabipaten Pasuruan," kata Kompol Edith Yuswo Widodo, Senin, (2/8/21).

Lebih Lanjut Edith menerangkan, Pelaku diketahui mengajak korban ke Vila Jago. No 6 di Kawasan Palembon, Kelurahan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Dilokasi kejadian, pelaku yang berniat mencabuli korban sempat meremas kemaluan serta melepas jilbabnya. saat pelaku hendak menciumnya, korban lantas menangkis sambil berteriak.

"Takut ketahuan, tersangka (M A) terburu - buru keluar kamar lalu korban diantarkannya pulang ke jalan kepiting, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan," terang Dia.

Tersangka yang diketahui berstatus Duda mengakui perbuatan bejatnya tersebut dilakukan untuk menyalurkan hasrat birahinya.

"Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dari rekaman video CCTV yang viral dimedia sosial. Polisi berhasil menangkap pelaku yang tinggal di Jalan Kepiting, Kelurahan Kauman, Kecamatan Bangil. Dari tangan tersangka. Polisi mengamankan barang bukti 1 Unit sepeda motor PCX warna putih tanpa plat nomor kendaraan, sebuah helm warna putih, baju kokoh putih dan sarung hijau serta bersamaan itu juga mengamankan 1 buah keping VCD yang berisi rekaman CCTV dan pakaian korban beserta celana dalam korban sebagai barang bukti," Papar Edith. 

Tersangka dijerat pasal 82 Junto 72D Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak terancam hukuman 15 tahun penjara.(Av)