Lahan Untuk Sekolah Tanggap Darurat Bagi Pelajar SDN Gentong Diperluas

Lahan Untuk Sekolah Tanggap Darurat Bagi Pelajar SDN Gentong Diperluas Staff Kementrian PUPR (kanan) mengecek pondasi bangunan sekolah tanggap darurat di kota Pasuruan. Foto iwan dayat.

Kabarwarta.id - Luas lahan sekolah tanggap bencana untuk pelajar SDN Gentong kota Pasuruan diperluas hingga puluhan meter persegi.

"Lahan diperluas, agar siswa dan siswi SDN Gentong yang akan melakukan KBM disana lebih leluasa dan bisa melaksanakan upacara bendera di depan ruang kelas," kata Plt Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo, Jum'at (29/11/19).

Sebelumnya, Kementrian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama pemerintah kota Pasuruan sepakat menambah satu ruang kelas dalam proyek sekolah tanggap darurat yang memiliki batas akhir pembangunan sampai tanggal 31 Desember 2019.

"Tahun depan, nantinya sekolah tanggap darurat akan dilengkapi dengan pagar pembatas dan penambahan ruang kelas oleh kementrian PUPR pada tahun anggaran 2020," imbuh Teno.

Saat ini, proyek sekolah tanggap bencana yang dibangun di atas lahan 800 meter persegi dan berada di wilayah kelurahan Sebani, Gadingrejo, kota Pasuruan memasuki pengecoran pondasi dan penancapan besi baja untuk bangunan ruang kelas.

Sekolah tanggap darurat ini akan memiliki bangunan berupa lima ruang kelas, satu ruang guru dan dua buah toilet.(dyt)