Mahasiswa UMM Panjat Pagar Untuk Perbaiki Visual Display Di Tulungagung

 Mahasiswa UMM Panjat Pagar Untuk Perbaiki Visual Display Di Tulungagung Mahasiswa PMM UMM memperbaiki Display Di Desa Jabalsari kabupaten Tulungagung. Foto Yoga Arta Wijaya

Tulungagung, kabarwarta.id -Mahasiswa PMM Gelombang 13 Kelompok 45 UMM memanjat pagar untuk memperbaiki visual display di Desa Jabalsari merupakan desa yang cukup luas yang berada di Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung.

Desa Jabalsari memiliki tiga Dusun yang memiliki jumlah RT dan RW  terbanyak. Karena wilayahnya yang cukup luas beberapa masyarakat Desa Jabalsari banyak yang tidak mengetahui orang yang menjadi Ketua RT atau Ketua RW di daerahnya sendiri.

Hal itu terjadi, karena papan RT dan RW yang sudah rusak dan tidak dapat terbaca akibat termakan usia.

Di  sisi lain, juga papan-papan yang terpasang seringkali tidak terawat sehingga mempercepat  kerusakan dari papan tersebut. Ini menjadi latar belakang dipilihnya program kerja pembuatan papan nama oleh kelompok kerja mahasiswa PMM UMM kelompok 45 gelombang 13 untuk mengatasi masalah ini.

PMM atau Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa merupakan kegiatan wajib mahasiswa dibawah pengelolaan langsung Departemen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM). 

Rapat koordinasi diadakan dengan Kepala Desa Jabalsari berkenaan dengan program kerja tersebut. Mengingat, pada saat ini PMM dilakukan secara online karena terdampak pandemi covid-19, maka disepakati untuk papan nama dibuat dengan cara memesan ke pengrajin.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi penyebaran covid-19, karena rencana awal papan nama akan dibuat sendiri bersama dengan kelompok kerja PMM.

Kegiatan ini didampingi oleh dosen lapangan Nur Hayatin, S.ST., M.Kom. ini berlangsung kurang lebih dua minggu mulai dari diskusi, desain, pemesanan papan nama, hingga dilakukan perbaikan yaitu pemasangan di depan rumah yang bersangkutan.

Mahmudi, selaku Kepala Desa Jabalsari mengungkapkan bahwa, "program ini sangat bermanfaat, dan kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya karena telah melakukan peningkatan terhadap model papan RT/RW yang sudah ada sebelumnya yang sudah rusak dan beberapa yang hilang," kata Dia.

Dengan adanya papan nama Ketua RT dan RW akan mempermudah masyarakat Desa Jabalsari untuk mengetahui lokasi rumah Ketua RT dan RW setempat baik warga dari daerah RT atau RW sendiri atau warga dari luar RT atau RW tersebut atau lebih-lebih warga pendatang dari luar Desa Jabalsari.

Biodata penulis :

Nama   : Yoga Arta WIjaya 

Status: Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang

Email    : yogaartawijaya@gmail.com