Mendekati Haul Kyai Hamid Pasuruan, Petakziah Bercampur PKL Mengisi Pintu Masuk Gang Makam

Mendekati Haul Kyai Hamid Pasuruan, Petakziah Bercampur PKL Mengisi Pintu Masuk Gang Makam Petakziah bercampur dengan PKL di gang pintu masuk makam Kyai Abdul Hamid Kota Pasuruan. Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - Mendekati haul Kyai Abdul Hamid Pasuruan, Ratusan petakziah bercampur pedagang kaki lima (PKL) mengisi gang makam yang berada di sebelah selatan masjid Jami Al Anwar Kota Pasuruan.

Petakziah yang datang dari berbagai penjuru kabupaten serta kota di Jawa Timur masuk kedalam gang yang hanya memiliki lebar sekitar satu setengah meter, sontak hal ini menimbulkan antrian untuk bisa keluar atau masuk kedalam lokasi makam Kyai Hamid.

Di mulut gang Makam, Nampak puluhan PKL yang menjajakan makanan khas kota Pasuruan seperti, Jipang, Bipang, Brondong, roti kering, serta Songkok atau peralatan sholat seperti tasbih, siwak, sajadah, kopyah, sarung, mukena, sorban dan foto Kyai Hamid Pasuruan bersama buku biografinya.

"pengunjung sudah mulai berdatangan dan dagangan kami mulai laku terjual, semoga bisa habis," cetus salah satu PKL makanan ringan, kamis (14/10/21).

Peringatan khaul Kyai Hamid Pasuruan tahun ini akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang akan digelar pada hari Sabtu, 16 Oktober 2021 di pondok pesantren Salafiyah, Kota Pasuruan dengan sejumlah ketentuan seperti wajib menggunakan masker untuk menghindari persebaran Covid -19.

Selain makam, Petakziah yang didominasi oleh keluarga alumni pondok pesantren Salafiyah bersama keluarganya juga mengunjungi lokasi pondok pesantren untuk menjenguk keluarga Kyai Hamid Pasuruan.

"Sejak sepekan ini kami berjualan di pintu masuk gang pondok pesantren Salafiyah dan alhamdulilah banyak yang beli," Tukas Rohman, pedagang jipang dan bipang khas kota Pasuruan.

Selain di dua tempat ini, pedagang kaki lima di sekitar Alun - Alun dan bekas Mall Poncol juga tidak lepas dari keramain pengunjung yang mulai berdatangan untuk bertakziah ke makam Kyai Hamid maupun sowan ke dalam kediaman keluarga pondok pesantren Salafiyah kota Pasuruan.

Pemerintah kota Pasuruan Pada peringatan Haul ke 40 Kyai Abdul Hamid bin Abdulloh Umar ini menerapkan sejumlah persyaratan bagi jamah haul diantaranya, Harus sudah di vaksin ke 2, Wajib mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan hand sanitizer, tidak mengajak anak - anak dibawah umur 12 tahun, wajib men donload aplikasi Peduli Lindungi, serta untuk undangan yang masuk ke dalam lokasi wajib membawa surat undangan dan hasil Swab antigen/PCR.

Bagi yang tidak memenuhi persyaratan diatas, Jamaah Haul bisa menhikuti siaran langsung melalui salah satu chanel TV swasta, Goutube dan virtual di masjid serta layar vidiotron yang berada di jalan Alun - Alun Utara kota Pasuruan.(dyt)