Mengenal Tradisi 'Hampers' Saat Tahun Baru Imlek

Mengenal Tradisi 'Hampers' Saat Tahun Baru Imlek Kue dari tradisi "Hampers " menjelang tahun baru Imlek 25 72 milik warga keturunan Tionghoa di kota Pasuruan. Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - Mengenal tradisi "Hampers" yang dilakukan warga keturunan Tionghoa (Cina) saat tahun baru Imlek di Nusantara.

"Hamper" berarti keranjang. Yang berisi paket hadiah berupa makanan, minuman ataupun benda lainya.

"Isinya bisa kue kering, makanan, minuman atau barang lainya, namun kemasanya di dalam kotak atau keranjang dan dikenal dengan tradisi Hampers atau berbagi kotak," kata Dwi Hardono, Kamis (11/2/21).

Menurutnya, Tradisi Hampers berlangsung secara turun temurun dan dilakukan oleh semua warga Tionghoa yang menganut agama apapun. "Semua warga Tionghoa dan berasal dari agama Konghucu, Katolik, Kristen, Budha, Islam melaksanakan tradisi ini," imbuh Dwi.

Hal ini dilaksanakan mulai H -5 hingga waktu tahun baru Imlek yang tahun ini memasuki 2572.

Mayoritas kue yang di kirimkan oleh pengirim juga akan mendapatkan balasan kue atau lainya dari yang dikirimi dengan kemasan kotak atau keranjang.

"Tidak wajib sih membalas kiriman, Namun karena tradisi kebaikan kami pun memberikan balasan kue atau barang lainya dari pengirim," terang Dwi.

Beragam kue seperti, kue keranjang, kue kering, bebek peking, Chu wie mi, kue kering, kue tart diberikan kepada sesama warga keturunan Tionghoa di seluruh Indonesia dalam peringatan hari raya Imlek yang akan dilaksanakan pada kamis 12 Februari 2021.(dyt)