Menyediakan Perpustakaan, Langkah Mahasiswa PMM UMM Untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat

Menyediakan Perpustakaan, Langkah Mahasiswa PMM UMM Untuk Meningkatkan Minat Baca Masyarakat PMM UMM bersama warga di dalam perpustakaan yang digagas PMM UMM kelompok 4 gelombang 2. Foto Cherya.

Malang, kabarwarta.id -Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Kel.2 Gelombang 4 Berupaya Meningkatkan Minat Baca dengan Menyediakan Perpustakaan di Desa Kedungpedaringan Hampir semua sektor ipoleksospenbud(ideologi,politik,ekonomi,sosial,pendidikan dan budaya,)terdampak negatif oleh penyebaran Covid-19.

Salah satu sektor yang terdampak akibat adanya pandemik ini adalah sektor pendidikan,dimana dengan adanya pembatasan sosial skala besar menjadikan ruang aktivitas pendidikan semakin sempit.

Kegiatan belajar dialihkan berbasis daring dan mengharuskan anak sekolah untuk belajar dirumah. Hal ini tentu akan menimbulkan permasalahan yang baru di sektor pendidikan mengingat kebutuhan anak akan pembelajaran tatap muka masih diperlukan untuk menunjang penyampaian materi dan keaktivan peserta didik.

Membahas mengenai Pendidikan tentu tidak akan lepas dari kegiatan literasi,salah satu bentuk literasi dalam dunia pendidikan yaitu membaca,Pemerintah sudah memfasilitasi berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan minat baca dikalangan masyarakat, guna mengoptimalkan kegiatan literasi, minat baca merupakan keinginan atau kecenderungan hati yang tinggi (gairah) untuk membaca.

Definisi itu sejalan dengan pendapat Darmono yang menyatakan bahwa minat baca merupakan kecenderungan jiwa yang mendorong sesseorang berbuat sesuatu terhadapmembaca (Darmono,2001:182).

Minat baca tumbuh dari pribadi masing-masing seseorang,sehingga untuk meningkatkan minat baca perlu kesadaran setiap individu. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Kelompok 2 Gelombang 4 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Kedungpedaringan, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ini membuat Perpustakaan Desa. Sebenarnya bangunan untuk Perpustakaan Desa ini telah ada sejak 1 tahun yang lalu.

Akan tetapi, dikarenakan kondisi pandemic Covid-19 proses pembuatan perpustakaan desa ini terhalang. Pada awal melakukan observasi untuk merancang program kerja bersama pihak Desa Kedungpedaringan sekaligus Karang Taruna di desa setempat, kami telah sepakat untuk membantu proses pembuatan perpustakaan agar perpustakaan dapat cepat beroperasi. Oleh karena itu, kami menjadikan nya salah satu program kerja utama.

Cherya Hanie Firstia, salah satu anggota dari kelompok 2 PMM UMM selaku koordinator dalam kelompok ini mengatakan bahwa “Pelaksanaan pembuatan perpustakaan desa ini sangat di dukung oleh Kepala Desa Kedungpedaringan beserta staff desa. Penyampaian program kerja saat pembukaan kegiatan PMM UMM ini pun membuat karang taruna bahkan warga desa sangat berantusias untuk membantu secara sukarela. Dukungan inilah yang membuat saya semakin bersemangat.”katanya.

Pada saat proses pembuatan Perpustakaan Desa, masyarakat Desa Kedungpedaringan sangat berpatisipasi membantu dari membuat akses jalan menuju perpustakaan hingga pembuatan taman sekitar bangunan perpustakaan. Masyarakat di Desa ini bersedia menjadi Relawan tanpa bayaran, sehingga program kerja yang kami rencanakan dapat terealisasikan dengan tepat waktu.

Kebutuhan perpustakaan desa pun dari Pihak Desa Kedungpedaringan banyak sekali menyokong yakni berupa rak-rak, meja, maupun kursi.

Perpustakaan ini akan kami perkenalkan kepada masyarakat desa sebagai taman baca. Hal ini dilakukan agar perpustakaan menjadi lebih menarik dan menjadikan anak-anak yang berada di Desa Kedungpedaringan lebih meningkatkan membaca dalam kehidupannya.

Pengelolaan taman baca (perpustakaan) diperlukan karena dalam rangka menunjang proses belajar masyarakat dan menumbuhkan minat baca bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan kualitas masyarakat.

Keberadaan taman baca menjadi sarana untuk meningkatkan kegiatan literasi seperti membaca dimasa pandemic covid-19,melalui pemerintah maupun swasta telah menyediakan taman baca masyarakat untuk meningkatkan budaya membaca terhadap masyarakat terutama anak anak,seperti halnya taman baca kupu kupu yang berada di Desa Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur.

Dengan adanya taman baca di Desa Kedungpedaringan sangat membantu masyarakat dalam dunia pendidikan khususnya literasi.

BIODATA PENULIS

Nama : Cherya Hanie Firstia

Alamat: Jl. Jend.A.Yani RT.05 Desa Sepakat Kec.Loa Kulu Kab. Kutai Kartanegara Kalimantan Timur

Email : cheryahanie@gmail.com

Pekerjaan : Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang