Menyiapakan Sistem Pembelajaran Di Era New Normal

Menyiapakan Sistem Pembelajaran Di Era New Normal Contoh proses pembelajaran di masa New Normal di sebuah Universitas di kota Pasuruan. Foto Iwan dayat

Menyiapkan Sistem Pembelajaran Di Era New Normal

Oleh: Dedy Firmansah

Memasuki awal ajaran baru tahun 2020, segala persiapan telah di rencanakan memasuki era baru, atau New Normal. Permberlakuan fase new normal ini merupakan pola hidup baru di tengah pandemi virus Corona di Indonesia.

Selama diberlakukan masa era baru atau new normal, aturan kebijakan dan aturan protokol kesehatan covid-19 tetap diterapkan, termasuk, di sektor pendidikan.

Dimana pada pertengahan bulan depan nanti lebih tepatnya tanggal 13 Juli 2020, sektor dunia pendidikan rencana akan dibuka kembali dimasa new normal. Tentunya, lembaga pendidikan wajib mentaati segala peraturan kebijakan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan covid-19, jika pemerintah nantinya akan membuka kembali aktivitas pendidikan di masa new normal.

Mengingat, empat bulan terakhir ini penyebaran covid-19 masih belum berakhir. Oleh karena itu, jika hal ini tetap dilaksanakan, maka, perlu adanya kesiapan yang benar-benar matang. Dengan adanya upaya persiapan pendidikan yang akan dibuka pertengahan bulan depan dimasa new normal ini. Ternyata, telah banyak menuai polemik di beberapa pihak, khususnya, pihak orang tua siswa.

Banyak di antara mereka yang merasa khawatir, jika anaknya harus belajar diluar saat pandemi covi-19 masih belum berkhir. Kita tahu, bahwa sampai hari ini kasus penyebaran covid -19 semakin tinggi jumlahnya. Dan ironinya, sampai hari ini belum ada negara manapun yang dapat menemukan vaksin atau anti virus covid-19.

Sehingga, problem covid-19 ini perlu di waspadai dan benar-benar di kaji secara ilmu medis dengan berdasarkan data statistik di lapangan. Tentunya, jika pemerintah masih ingin berupaya membuka awal ajaran baru tahun 2020/2021.

Setidaknya, ada upaya-upaya yang harus di realisasikan terlebih dahulu terkait upaya persiapan dibukanya kembali aktivitas pendidikan. Seperti, upaya berkoordinasi melibatkan seluruh pihak lembaga pendidikan, pakar ilmuan, dan pihak tenaga kesehatan, serta melibatkan pihak orang tua sebelum dibukanya kembali aktivitas pendidikan.

Agar kedepannya problem seperti ini tidak menghambat proses pembelajaran. Selain itu, memasuki fase new normal sarana infrastruktur setiap lembaga pendidikan wajib memenuhi syarat standart protokol kesehatan covid-19. Mengingat, ada banyak lembaga pendidikan di Indonesia yang masih belum memenuhi syarat standart protokol kesehatan covid-19.

Oleh karena itu, upaya ini perlu segera di evaluasi di awal ajaran baru di masa new normal. Pendidikan mamang penting bagi peserta didik, namun, keselamatan dan kenyamanan siswa harus lebih diutamakan, khususnya, ketika di berlakukan masa new normal.

Peran lembaga pendidikan dan tim medis kesehatan covid-19 harus lebih intensif mengawal proses pembelajaran di masa new normal, agar memudahkan pengontrolan dan menghimbau kepada peserta didik untuk selalu menerapakan protokol kesehatan selama aktivitas pembelajaran. Begitu juga dengan metode pembelajaran bagi para siswa harus lebih di optimalkan lagi selama masa new normal.

Selain itu, sistem kurikulum pembelajaran pada setiap lembaga pendidikan wajib menyesuaikan dengan peraturan selama di berlakukannya masa new normal. Sehingga, proses pembelajaran dapat berjalan sesuai kebutuhan siswa pada hari ini. Semenjak di berlakukannya masa new normal sudah ada beberapa wilayah pendidikan yang menerapkan sistem tersebut.

Sebagian dari lembaga pendidikan sudah mulai menyiapkan proses aktivitas pendidikan di masa new normal. Tentunya, pihak pemerintah harus segera mengambil keputusan mengenai di bukanya kembali aktivitas pendidikan. Sehingga kesiapan aktivitas pendidikan segera optimalkan, jika pemerintah nantinya akan tetap membuka proses pembelajaran, agar orang tua siswa tidak merasa resah ketika harus menghadapi masalah seperti ini.

Meskipun, pelaksanaan persiapan awal tahun ajaran baru masih menuai polemik dan belum terealisasikan. Namun, pemerintah harus bisa berkoordinasi dengan pihak lembaga pendidikan serta pihak dinas kesehatan sebelum membuka aktivitas ruang pembelajaran.

Jika aktivitas pembelajaran di awal ajaran baru masih tetap dibuka, pemerintah harus segera memberikan keputusan tentang pelaksanaan pendidikan di masa new normal, agar problem ini tidak menimbulkan pertentangan dan keresahan. Mengingat sektor pendidikan paling berisiko tinggi dan berpotensi penyebaran covid-19.

Himbauan dan anjuran protokol kesehatan covid-19 masih tetap diberlakukan selama masa new normal. Seperti, merapkan pola gaya hidup sehat, memakai masker, cuci tangan, dan menerapkan social distance (Jaga jarak) minimal 1,5 meter, agar selama pelaksanaan proses pembelajaran berjalan dengan maksimal.

Namun, jika pemerintah tetap menggunakan sistem pembelajaran daring atau jarak jauh di awal ajaran baru ini. Maka perlu adanya evaluasi terkait metode pembelajaran tersebut. Metode pembelajaran harus lebih inofatif dan kreatif serta berkualitas, agar peserta didik dapat belajar dengan giat selama melaksanakan proses belajar di rumah.

Selain itu, perlu adanya pengoptimalan sarana fasilitas daring, mengingat, masih ada banyak para peserta didik yang mengalami kendala dan kesulitan ketika mengakses proses pembelajaran daring, Seperti, mengakses koneksi internet, keterbatasan alat-alat teknologi, misalnya, handpone (HP), laptop, komputer, dan lain sebagainya. Maka, problem ini benar - benar diperhatikan sebelum dibukanya kembali aktivitas pembelajaran daring di masa new normal.

Supaya pemerataan pendidikan tetap berjalan meskipun ditengah pandemi. Pandemi covid-19 saat ini memang sudah menganggu aktivitas pendidikan di seluruh Indonesia. Namun, sebagai seorang pelajar yang cerdas dan berfikir produktif, keterbatasan jarak di rumah tidak selamanya menjadi hambatan dan alasan untuk tidak belajar.

Selama di rumah kita bisa belajar mandiri, atau belajar bersama keluarga. Dengan memanfaatkan waktu luang yang diisi berbagai hal yang produktif. Seperti, mengikuti kegiatan seminar, lomba karya tulis atau desain poster, serta melakukan berbagai macam kegiatan produktif yang lainnya, untuk menambah wawasan kita selama berada di rumah.

Mari kita bersama-sama saling membantu antara sesama dalam membangun kualitas pendidikan di masa new normal ini, agar pendidikan kedepannya berjalan secara optimal dan efektif. Semoga pandemi covid-19 ini cepet berakhir, agar pendidikan kembali normal seperti sediakala. Tetap Semangat!

BIODATA PENULIS

Nama : DEDY FIRMANSAH

E-mail : firmansahdedy911@gmail.com

Pekerjaan : Mahasiswa Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang