Minggu Esok, PWI Pasuruan Gelar Rally wisata Dalam Rangka HPN 2019

Minggu Esok, PWI Pasuruan Gelar Rally wisata Dalam Rangka HPN 2019 Joko Haryanto Ketua PWI ( Persatuan wartawan indonesia) Pasuruan. Foto Iwan dayat

Minggu Esok, PWI Pasuruan Gelar Rally Wisata Dalam Rangka HPN 2019

kabarwarta

Hari minggu esok,   (3/2/19)  PWI    (Persatuan Wartawan Indonesia) Pasuruan menggelar rally wisata dalam rangka peringatan HPN (Hari Pers Nasional ) tahun 2019.

Joko Haryanto selaku ketua PWI Pasuruan mengatakan bahwa kegiatan rally wisata ini merupakan satu rangkaian dari peringatan HPN 2019.

" Rally wisata ini akan diikuti oleh wartawan dan Bupati Pasuruan bersama jajaran Forpimda serta komunitas club motor Vespa classic, Honda Gl, Honda Olong, Yamaha R X King dan Honda CB," Katanya, Jumat, (1/2/19).

Masih menurut Joko, Rally yang mengambil start di Balai wartawan Pasuruan di Jalan Alun-Alun utara kota Pasuruan dan akan melewati rute wisata agro di wilayah timur serta selatan kabupaten Pasuruan dan finish di rest area Desa Tlogosari kecamatan Tosari.

" Start akan dimulai pukul 07.00 wib dan akan diikuti oleh 200 rider peserta rally wisata menuju pit stop 1 di Banyubiru dan Pit stop 2 di kantor kecamatan Puspo serta dilanjutkan penanaman pohon kopi dan cemara di Bromo forest di Desa Baledono lalu finish di rest area," tambah Joko.

Selain diikuti oleh ketiga komunitas motor tersebut, Rally wisata ini juga diramaikan dengan lomba foto selvi di pemandian alam Banyubiru.

" Di pit stop dua, Peserta rally wisata akan dijamu  sekitar dua ratus buah durian masak pohon khas kabupaten Pasuruan dan peserta akan mendapatkan hadiah doorprize di tempat finish," Pungkas Joko.

Adapun rute rally wisata PWI Pasuruan, Start balai wartawan di jalan alun-alun utara kota Pasuruan- simpang empat penjara-simpang empat Kebonagung-simpang empat Warungdowo belok kiri lurus hingga pertigaan Desa Bandaran kecamatan Winongan belok kanan hingga di pit stop 1 pemandian alam Banyubiru.

Dari Banyubiru belok kanan menuju Desa Jeladri- Panditan- Lumbang- pancur- kronto belok kiri menuju desa Wonorejo-Wonogriyo-Pusung malang dan pit stop 2 di kantor kecamatan Puspo.

Dari pit stop 2 menuju Bromo Forest di Desa Baledono kecamatan Tosari guna melakukan penanaman bibit pohon kopi dan cemara serta dilanjutkan menuju finish di rest area desa Tlogosari yang disambut oleh kesenian khas suku Tengger dan hiburan orkes melayu.

Kegiatan ini juga di dukung oleh Pemerintah kabupaten Pasuruan dan Sampoerna untuk Indonesia.

Puncak HPN oleh PWI Pasuruan akan dilanjutkan dengan malam peringatan di pendopo Bupati Pasuruan yang dihadiri oleh wartawan dan tamu undangan pada 9 Februari esok, (dyt).