Naikkan Pamor, Pimpinan DPRD ini Survey Bambu Junjung Drajat Di Pasar Tematik Kota Pasuruan

Naikkan Pamor, Pimpinan DPRD ini Survey Bambu Junjung Drajat Di Pasar Tematik Kota Pasuruan Dedy Tjahjono (kanan dua) wakil ketua DPRD kota Pasuruan memegang bambu Junjung Drajat didamping ketua paguyuban Tosan Aji, Rachmad Tjahjono (kanan 3) foto iwan dayat

Kabarwarta.id - Naikkan pamor, Wakil ketua DPRD kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo dari fraksi Golkar mengunjungi pasar Tematik yang berada di komplek pasar kebonagung. Dalam kesempatan ini, pria yang juga memiliki koleksi rotan Junjung Drajat ini mengatakan,

"kedepan, barang warisan leluhur ini bisa diperkenalkan kepada generasi penerus seperti siswa di sekolah - sekolah agar mereka mengetahui jenis Bambu unik dan beragam barang tematik seperti keris, tombak, pisau, celurit, pedang, badik dan lainya berikut sejarah dan mitosnya," kata Dedy, minggu (3/1/21).

Di tempat yang sama ketua paguyuban Tosan Aji Satrio Suropati, Rachmad Tjahjono mengungkapkan bahwa pelestarian barang peninggalan leluhur ini akan bisa lebih dikenal dan diketahui khalayak khususnya generasi muda di kota Pasuruan.

"Barang peninggalan leluhur bukan hanya benda tematik, seperti bambu unik yang memiliki beragam jenis ini juga salah satu barang yang memiliki keutamaan dan mitos kepercayaan tertentu untuk yang mengoleksinya," Ujar Rachmad.

Pria yang juga bertindak selaku aktivis di kota Pasuruan ini memaparkan bahwa barang tematik dan bambu unik yang digelar di pasar Kebonagung merupakan upaya pelestarian sejarah dan budaya.

Bambu unik jenis Patel lele tapak jalak, Junjung Drajat, Dampit, Rogo Sukmo, Petuk jalu, Songgo Guwono, Sabdo, Rancang kencono, Jalu puncak, Kurung, Tapak Dewa, Lubang Kumbang, Bulu Perindu, Kendit, Jamur onting, Carang Sewu, Carang manten, Tumpang Sari, Cagak, Pana Dewa, Buntet dan petuk Slumpring ada di pameran Tematik yang berlokasi di joglo pasar kebonagung (eks pasar burung).

Pameran yang digagas paguyuban Tosan Aji ini setiap hari dihadiri oleh kolektor dan pecinta barang seni dari kota dan kabupaten Pasuruan serta wilayah lainya, seperti Lumajang, Probolinggo, Malang, Sumenep Madura dan Mojokerto.

Masyarakat kota Pasuruan bisa melihat atau berkonsultasi dan juga bisa membeli barang tematik serta bambu unik di pameran ini yang dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 wib sampai selesai.

"Hari ini pembukaan pameran di awal tahun 2021 yang dihadiri oleh salah satu pimpinan DPRD kota Pasuruan dan aktivis LSM di Jawa timur serta pecinta dan kolektor keris nusantara," pungkas Rachmad Tjahjono.(dyt)