Pemasaran Digital Dikembangkan Mahasiswa UNEJ Pada Home Industri Di Probolinggo

Pemasaran Digital Dikembangkan Mahasiswa UNEJ Pada Home Industri Di Probolinggo Mahasiswa Universitas Jember memberikan pelatihan Digital marketing kepada pelaku Home Industri di kota Probolinggo. Muhammad Yunus

PROBOLINGGO, kabarwarta.id - Semenjak Pandemi Covid-19 melanda di seluruh belahan dunia, tidak terkecuali Indonesia, cukup membuat perekonomian negara mengalami penurunan. Hal ini juga berdampak pada beberapa perusahaan, pengusaha bahkan industry rumahan juga ikut mengalami kesulitan.

Salah satunya adalah industry rumahan. Semenjak diberlakukannya peraturan pemerintah mengenai (work from home) yang mengharuskan untuk masyarakat beraktivitas dari rumah dan tidak berkerumun.

Hal itu juga menjadi alasan omset industry rumahan ini berkurang karena sistem pemasaran yang diterapkan masih bersifat konvensional.

Home industry yang terdampak dengan kebijakan tersebut adalah “Mamimu” produsen camilan dan kripik di wilayah kelurahan Kanigaran Kelurahan Kanigaran merupakan salah satu kelurahan yang terdapat di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.

Secara demografis, luas wilayah Kelurahan Kanigaran 342,7 Ha dengan perbatasan wilayah sebelah Utara adalah Kelurahan Kebonsari Kulon dan Tisnonegaran, sebelah Selatan adalah Kelurahan Jrebeng Wetan dan Jrebeng Kulon, sebelah Barat adalah Kelurahan Curahgrinting, dan sebelah Timur adalah Kelurahan Jrebeng Lor.

Berdasarkan data administrasi, jumlah penduduk sebanyak 20.448 jiwa, yang terbagi dalam jumlah penduduk berjenis kelamin laku-laki sebanyak 10.114 jiwa dan jumlah penduduk berjenis kelamin perempuan sebanyak 10.334 jiwa. Kelurahan Kanigaran bisa dibilang masih cukup dekat dengan pusat kota hanya berjarak 2 km.

Mata pencaharian penduduk di Kelurahan Kanigaran Sebagian besar adalah sebagai karyawan swasta dengan jumlah 1093 orang. Namun, beberapa penduduk di sekitar juga masih ada yang bekerja sebagai Wiraswasta, PNS / TNI, Petani dan Pertukangan.

Wiraswasta menjadi mata pencaharian terbanyak nomer 2 yang ada di Kelurahan Kanigaran, tidak dapat dipungkiri beberapa masyarakat memiliki usaha yang serupa. Salah satunya adalah industry rumahan pembuatan keripik.

Adapun sistem pemasaran produk yang dilakukan oleh masyarakat sekitar masih bersifat konvensional dan mengandalkan word of mouth, atau para pelaku usaha masih belum mengenal pemasaran secara online (digital marketing).

Melihat fenomena ini, maka saya Desiyah Rhamadani Damayanti, Mahasiswa Universitas Jember yang saat ini sedang menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Back to Village 3, tahun 2021 di Kelurahan Kanigaran, tertarik untuk membantu industry rumahan tersebut agar bisa keluar dari permasalahan omset yang menurun tersebut.

Dalam rangka kegiatan KKN Back to Village 3 di Kelurahan Kanigaran ini, saya ingin melaksanakan program kerja berupa mengenalkan pentingnya branding produk serta digital marketing untuk membantu meningkatkan penghasilan usaha penjualan keripik.

Kegiatan KKN ini akan dilaksanakan dalam bentuk pengadian kepada masyarakat selama sebulan penuh sejak 11 Agustus 2021 hingga 9 September 2021 di Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Gambar 2.

Sosialisasi Program Kerja Bersama Sasaran Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan melakukan pengembangan produk usaha dan pelatihan melalui branding produk secara inovatif dan kreatif melalui aplikasi canva.

Pembuatan logo produk bertujuan untuk bisa lebih menarik perhatian konsumen untuk membeli produk tersebut dan bisa mengembangkan sebuah produk yang inovatif serta mengikuti kondisi pasar saat ini. Selain itu, pengembangan usaha melalui transformasi digital marketing menggunakan metode, yaitu memberikan pendampingan dan pelatihan secara kreatif melalui beberapa sosial media, seperti Instagram dan facebook, serta melalui marketplace seperti Shopee. Pendampingan promosi atau iklan di sosial media dan memasarkan produk agar jangkauannya lebih luas dan mengurangi biaya pengeluaran.

Serta diharapkan sasaran mampu membuat konten foto dan video secara kreatif dan inovatif agar dapat mempromosikan produknya dengan baik, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan dan memperluas jangkauannya secara offline maupun online.

Terkait dengan program kerja pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata Back to Village 3 di Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo ini dicermati pada: (Gambar 3) Model Canvas Pelaksanaan KKN Back to Village 3 di Kelurahan Kanigaran, dan (Gambar 4) Road map Pelaksanaan KKN Back to Village 3 di Kelurahan Kanigaran (Desiyah Rhamadani Damayanti/ KKN BTV 3/ Kelompok-74/ Kanigaran/ Kanigaran/ Probolinggo/ Ns. Akhmas Zainur Ridla, MAdvN) Gambar 3. Model Canvas. 

Penulis Muhammad Yunus