Pemberlakuan 'New Normal' Apakah Benar Pandemi Covid-19 Sudah Benar -Benar Hilang?

Pemberlakuan 'New Normal' Apakah Benar Pandemi Covid-19  Sudah Benar -Benar Hilang? Foto penulis : Sindi Febri Lasiyahmindi

Kabarwarta.id - Pemberlakuan 'New Normal' Apakah benar Pandemi Covid-19 Sudah Benar Benar Hilang?

Oleh: Sindy Febri Lasiyahmindi (Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang)

Per tanggal 1 Juni 2020, Pemerintah memberlakukan aktivitas 'New Normal'di Indonesia, banyak beberapa daerah, telah menerapkan aktivitas new normal, dan ada pula beberapa daerah masih melakukan PSBB (Pembatasan Social Berskala Besar).

New Normal, merupakan gerakan aktivitas normal kembali setelah terjadinya pandemic virus Corona. Namun, apakah dengan di berlakukannya 'New Normal'ini pandemic benar benar hilang?.

Hampir tiga bulan terakhir ini, masyarakat Indonesia di selimuti oleh ketakutan kehadiran pandemic Corona yang menyerang Indonesia dan dunia. pandemic covid- 19 ini, virus yang di bawa oleh oleh china kemudian tersebar ke seluruh negara di dunia.

Banyak Negara yang kuwalahan menangani pandemic ini, salah satunya Negara Indonesia sendiri yang masih dinilai belum sigap dalam mengatasinya. Banyak restoran, mal, bandara, dan lainnya, kembali di buka setelah adanya pemberlakuan new normal, dengan syarat memperhatikan protokol kesehatan.

Masyarakat banyak yang telah melakukan aktivitas seperti biasa. Dalam pemberlakuan New Normal ini, apakah pandemic Covid- 19 sudah benar - benar hilang, atau karena pemerintah tidak sanggup mengatasinya?. Apakah di kemudian hari tidak akan aka ada kemungkinan pandemic ini akan semakin parah.

Pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi pandemic Covid – 19. Namun, memang pada akhirnya kebutuhan ekonomi masyarakat lebih penting, jika harus di lakukan PSBB secara terus - menerus, tentu banyak masyarakat yang akan mengalami kebangkrutan dalam segi ekonomi, bahkan banyak masyarakat yang telah kehilangan pekerjaannya. Sebagai Negara berkembang, masyarakat Indonesia tentu tidak mampu menghidupi keluarganya apabila, secara terus - menerus tidak bekerja.

Di kota - kota besar telah banyak yang memberlakukan New Normal ini, akibat pertimbangan dari kebutuhan ekonomi masyarakat, kemudian juga pandemic Covid -19 telah menurun, walaupun di beberapa daerah angka positf covid – 19 masih terus bertambah.

Contohnya di Kabupaten Situbondo, yang saat ini bertambah menjadi 56 orang positif covid -19 disaat daerah - daerah lainnya mulai menurunkan angka positif covid – 19. Dengan di berlakukannya new normal, masyarakat akan terbiasa dengan covid – 19 ini, dikemudian hari, virus ini tidak lagi menjadi ketakutan yang luar biasa oleh masyarakat. Karena, virus ini suatu saat akan menjadi seperti virus flu biasa yang banyak dialami oleh masyarakat.

Sesuai dengan anjuran pemerintah, virus ini akan kalah pada tubuh kita pada saat tubuh kita memliki imunitas yang tinggi, dan dengan membiasakan untuk hidup sehat dan bersih. Covid -19 ini dapat menghilang dengan sendirinya. Semoga setelah terjadi pandemic ini dengan di berlakukannya new normal akan mengurangi angka positif covid – 19 pada masyarakat dan dapat kembali beraktivitas seperti semula, serta dapat mengembalikan kerugian yang selama ini dialami selama pandemic covid -19.

Dengan di berlakukannya new normal, semua masyarakat dapat menerapkan hidup sehat, sehingga, dapat menjaga imunitas tubuhny agar tidak mudah terjangkit virus. Banyak pelajaran yang telah di didapatkan setelah mengalami pandemic, tentu, dapat bersifat positif, dan negative.

Pada saat di berlakukannya PSBB, dan dengan hastag dirumah aja berkumpul dengan keluarga menjadi semakin bermakna dari sebelum terjadi pandemic.

Pemerintah sampai saat ini, telah memberlakukan new normal dengan mengikuti protocol kesehatan, agar masyarakat memiliki imunitas tubuh yang tinggi, dan tidak mudah terjangkit virus, sehingga dapat mempermudah masyarakat untuk melakukan aktivitas secara normal seperti biasanya dan kembali bekerja.

Hal ini juga berdampak untuk perekrutan pekerja baru, karena, pada saat pandemic banyak pekerja yang di PHK oleh perusahaan.

Biodata Penulis :

Nama :Sindy Febri Lasiyahmindi

Ttl : Situbondo 7 Februari 1999

Alamat : Jl. Panglima Sudirman, Besuki, Kabupaten Situbondo

Lembaga : Universitas Muhammadiyah Malang