Pernak - Pernik Di Lomba Baris Nongkojajar Pasuruan

Pernak - Pernik Di Lomba Baris Nongkojajar Pasuruan Salah satu peserta Lomba Baris Tutur - Nongkojajar Pasuruan sejauh 12 kilometer dan diikuti oleh puluhan peserta di kecamatan Tutur, kabupaten Pasuruan. Foto iwan dayat.

Pernak - Pernik Di Lomba Baris Nongkojajar Pasuruan

Kabarwarta

Beragam pernak - pernik dalam lomba baris di kecamtan Tutur atau yang juga dikenal dengan Nongkojajar. Diantaranya adalah beragam jenis pakaian yang digunakan oleh para peserta yang diikuti oleh peserta umum dari warga hingga pihak sekolah menengah atas dan instansi pemerintah serta swasta di wilayah ini.

Puluhan peserta yang tergabung dalam group baris dengan start di simpang tiga Tutur dan finish di lapangan Nongkojajar, kabupaten Pasuruan. Bukan hanya model pakaian formal, pakaian adat hingga pakaian militer bahkan jersey salah satu club sepak bola yang berkancah di liga 1 Indonesia dipakai oleh para peserta yang terdiri dari kaum muda-mudi hingga ibu - ibu PKK sampai anggota ormas dan orsospol wilayah kecamatan Tutur.

"Lomba ini cuma saat perayaan Agustusan, tapi kali ini rutenya lebih menantang, karena sejauh 12 kilometer dengan medan tanjakan," kata Rima selaku komandan pleton salah satu peserta lomba baris, selasa (20/8/19). Menurutnya, lomba baris ini selain berhadiah piala, yang membuat peserta semakin bertambah adalah hadiah uang tunai dan juga beragam penghargaan lainya seperti tim baris dengan pakaian terbaik, tim terkompak bahkan tim terjelek pun diganjar hadiah oleh panitia penyelenggara yakni Muspika Tutur.

Meskipun arus lalu lintas untuk roda empat atau lebih sempat terhambat karena harus menunggu hingga dibelakang peserta lomba baris, namun untuk pemotor lancar meskipun kerap kali berpapasan dengan peserta baris yang hampir memakan dua bahu jalan Tutur- Nongkojajar.(dyt)