Pertimbangan Mistis Hari Dan Jam Menjadi Acuan Untuk Mengembalikan Formulir Bacawali PDI P Kota Pasuruan

Pertimbangan Mistis Hari Dan Jam Menjadi Acuan Untuk Mengembalikan Formulir Bacawali PDI P Kota Pasuruan Boedi Widayat (kiri) saat mengembalikan Formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah di kantor DPC PDI P kota Pasuruan. Foto iwan dayat.

Kabarwarta - Di hari pertama jadwal pengembalian formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah, yakni, 6 pendaftar calon Walikota dan Wakil Walikota Pasuruan dari Partai demokrasi Indonesia perjuangan (PDI P) kota Pasuruan, baru 1 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran kepada sekretariat di kantor DPC PDI P jalan Kartini ruko A8, kelurahan Bangilan, kecamatan Panggungrejo, kota Pasuruan.

Adalah Boedi Widayat yang merupakan seorang birokrat mengawali pengembalian formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah kota Pasuruan di kantor DPC PDI P kota Pasuruan.

"Baru satu yang mengembalikan formulir pendaftaran, yakni pak Boedi Widayat," kata Djoko Setio Samudro selaku wakil sekretaris bidang eksternal, minggu, (8/9/19).

Dilain tempat, beberapa calon yang sudah mengambil formulir pendaftaran saat dikonfirmasi terkait waktu pengembalian formulir mengatakan.

"Besok siang, menunggu waktu dan jam yang pas," ujar Teddy Armanto yang juga menjabat sebagai sekretaris DPC PDI P kota Pasuruan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Mukhammad Hasan yang didukung oleh perkumpulan pengusaha dan pengacara Pasuruan. "Masih dikaji dan dibahas, oleh tim saya, nanti kalau sudah fix waktunya, pasti saya kabari," kata M.Hasan yang juga didukung oleh IDR Law Firm.

Bukan hanya Teddy dan Hasan yang mencari waktu serta momen yang pas untuk mengembalikan formulir pendaftaran. Mukhammad Alimudin juga menegaskan bahwa dirinya tengah mempersiapkan sejumlah massa pendukungnya yang berasal dari 7 LSM Pasuruan raya.

"Pengembalian formulir selain dengan pengurus LSM, nanti juga akan kami kerahkan pendukung dari Teman (Teno - Mukhammad Alimudin)," jelas Alimudin.

Kedua pengambil formulir lainya yang juga belum mengembalikan yakni M.Soleh selaku anggota Pospera dan Raharto Teno Prasetyo, ketua DPC PDI P kota Pasuruan.(dyt)