Simak, Begini Jawaban Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan Terkait Polemik Kantor DPC

Simak, Begini Jawaban Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan Terkait Polemik Kantor DPC Kantor DPC PDI Perjuangan di jalan Dewi Sartika A8 Kota Pasuruan. Foto Iwan dayat

Kabarwarta.id - Simak, Begini jawaban bendahara DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan terkait "Duo" kantor DPC.

"Kantor di jalan Dewi Sartika tidak dibayar sewanya, Hanya satu tahun dibayar sama pak Teno yang setahun dibebaskan sama yang punya Ruko dan kami dipersilahkan keluar pada 26 September kemarin," kata M. Arief, Bendahara DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan, Minggu (3/10/21).

Pria berkacamata yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD kota Pasuruan di Fraksi Hanura Nasdem Perjuangan (FHNP) menjelaskan bahwa besaran harga sewa Ruo di jalan Dewi Sartika A8, Bangilan, Panggungrejo Kota Pasuruan mencapai Rp 50.000.000 per tahun.

Mantan ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo menyewa Rumah toko (Ruko) di jalan Dewi Sartika pada 2019 silam pasca dirinya terpilih sebagai ketua DPC dan kantor DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan di kelurahan disegel oleh Luluk Maulidiyah yang sebelum Teno didapuk menjadi ketua DPC, Luluk duduk di kursi Sekretaris DPC PDI Perjuangan kota Pasuruan mendampingi Pranoto.(dyt)