Siskamling Meningkatkan Hubungan Solidaritas Di Masa Covid-19

Siskamling Meningkatkan Hubungan Solidaritas Di Masa Covid-19 Foto penulis : Ari Sri Ekawati

Kabarwarta.id - Siskamling Meningkatkan Hubungan Solidaritas Di Masa Pandemic Covid-19

Oleh: Ari Sri Ekawati (Mahasiswi program studi sosiologi Unmuh Malang)

Seperti yang kita ketahui, bumi sedang berduka dengan adanya wabah yang menyerang Negara diseluruh dunia. Tak terkecuali Indonesia. Dimana, Presiden Joko Widodo telah menetapkan bahwa, Indonesia telah mengalami wabah nasional dengan adanya virus covid-19.

Upaya pemerintah dalam menekan kurva penyebaran Covid-19 ini melalui berbagai maca cara, mulai dari, social distancing , Gerakan cuci tangan sebelum dan sesudah memagang sesuatu dan stay at home. Upaya upaya tersebut diangap mampu menurunkan kurva penyebaran Covid-19 ini.

Namun, angka kurva Covid-19 ini belum menunjukan penurunan, kurva di beberapa daerah terdapat masalah baru,yaitu, banyaknya keluhan masyarakat yang merasa kehilangan beberapa barang, seperti, kehilangan kendaraan , kehilangan perhiasan dan kehilangan hewan peliharaan. maraknya aksi pencurian di beberapa daerah membuat masyarakat merasa resah akibat banyak masyarakat yang menjadi korban pencurian. Jika dikaitkan dengan keadaan sekarang, sulitnya mendapatkan pemasukan di masa pandemic ini, banyak yang memilih jalan pintas, untuk melakukan tindakan kriminalitas guna mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Selain mereka melanggar norma yang ada di masyarakat, tapi, ditengah pandemic ini, mereka para pelaku tindak kejahatan mayoritas disebabkan karena mereka ingin mendapatkan uang untuk bertahan hidup.

Guna mengantisipasi hal ini, kini, Desa - desa yang semula hanya memiliki Pos Kamling satu atau dua, saat ini di setiap rukun tetangga (Rt) mereka, mimiliki pos kamling untuk memberlakukan siskampling setiap malam. Mulai dari warga yang tua, hingga pemuda Desa sangat antusias untuk menjaga lingkungan mereka agar terhidnar dari tindakan kriminal.

Dari sini, timbuhlah rasa solidaritas yang semula warga bersifat individual, dulu selesai kerja hanya berdiam diri dirumah, kini mereka gotong - royong bersama - sama dalam menjaga lingkungan . Mengapa dengan adanya siskampling dapat menumbahkan rasa solidaritas Kembali? karena, warga yang semula tidak pernah bersosialisasi dengan warga lainya, kini dengan adanya siskamling, mereka bercengkrama sembari berdiskusi Bersama - sama untuk menjaga keamanan Desa dengan tidak memandang usia. Meskipun, dengan bersosialisasi, mereka tetap menerapkan social distancing, jaga jarak satu sama lain dan menyediakan tempat untuk cuci tangan.

Beberapa warga juga antusias dengan menyumbangkan makanan dan minuman untuk warga yang berjaga,. Sehinga, siskampling di tengah pandemic virus corona ini juga menjadikan masyarakat untuk dapat meningkatkan rasa gotong royong, rasa solidaritas yang tinggi untuk bersama - sama dalam upaya menekan angka kriminalistas dan persebaran covid-19.

Ditengah pandemic seperti ini, dapat kita simpulkan tidak selamanya kita menerima dampak negatif saja, melainkan juga ada dampak positif yang kita rasakan ditengah pandemic ini. Salah satunya adalah, kembalinya rasa solidaritas , gotong royong dan rasa kepedulian antara satu sama lain untuk bersama - sama dalam melawan kriminalitas yang ada ditengah pandemic ini.