Tanpa Surat Panggilan Resmi, Besok, Orang Tua Almarhumah Irza Dipanggil Polda Jatim

Tanpa Surat Panggilan Resmi, Besok, Orang Tua Almarhumah Irza Dipanggil Polda Jatim M. Juber (tiga kanan) orang tua almarhumah Irza Almira Ramadhani, siswi korban tewas ambruknya empat ruang kelas SDN Gentong kota Pasuruan. Foto Iwan dayat.

Kabarwarta.id - Tanpa panggilan surat resmi dari kepolisian daerah Jawa Timur, Esok, 14 November 2019, Mukhammad Juber (39) Orang tua almarhum siswi kelas 2b SDN Gentong, Irza Almira Ramadhani (8) yang tewas tertimpa bangunan SDN Gentong kota Pasuruan akan diperiksa penyidik sebagai saksi kasus empat ruang kelas yang ambruk.

"Tadi malam ada anggota polisi yang kerumah, memberitahu secara lisan, besok saya diminta ke polres kota jam 7.30 dan akan diantar ke polda Jatim di Surabaya," kata M Juber, Rabu (13/11/19).

Dilain tempat, Kasat reskrim polres Pasuruan kota AKP Slamet Santoso saat dikonfirmasi terkait hal ini mengungkapkan.

"Benar, besok yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Kalau masalah surat panggilan tertulis itu masalah teknis waktu saja, karena harus cepat maka disampaikan kerumahnya oleh anggota secara lisan," ujar Slamet Santoso.

Selain M. Juber, Polda Jawa Timur juga memanggil 11 orang lainya guna dimintai keterangan terkait tragedi ambruknya empat ruang kelas SDN Gentong termasuk guru dan pelaksana pembantu di sekolah yang atapnya roboh dan memakan korban dua orang tewas serta 11 siswa luka berat dan sedang.(dyt)