Terdampak Covid -19, Usaha Sari Kedelai Ditingkatkan Oleh KKN BTV III UNEJ Melalui Aplikasi Penjualan Online

Terdampak Covid -19, Usaha Sari Kedelai Ditingkatkan Oleh KKN BTV III UNEJ Melalui Aplikasi Penjualan Online Pelaku usaha sari kedelai (kiri) diajari pelatihan Digital marketing oleh mahasiswa KKN UNEJ. Foto Tiffani

Probolinggo, kabarwarta.id - KKN BTV III UNEJ membantu meningkatkan penjualan usaha sari kedelai terdampak COVID -19 di Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo dengan menggunakan aplikasi online.

Program KKN Back To Village III dilaksanakan oleh Lembaga Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Universitas Jember sejak tanggal 11 Agustus 2021 sampai 09 September 2021.

Terdapat lima topik dalam program KKN BTV II UNEJ. Salah satunya adalah Program Pemberdayaan Wirausaha Masyarakat Terdampak COVID19.

Program ini dilaksanakan salah satunya di Kelurahan Kanigaran Kota Probolinggo dengan sasaran usaha sari kedelai/ susu kedelai.

Kelurahan Kanigaran merupakan salah satu kelurahan yang menjadi bagian dari Kecamatan Kanigaran di Kota Probolinggo. Kelurahan kanigaran memiliki penduduk terbanyak se Kecamatan Kanigaran yaitu sebanyak 20.448 jiwa. Sehingga, kelurahan ini dikatakan kelurahan terpadat di Kecamatan Kanigaran. Mata pencaharian penduduk di kelurahan kanigaran didominasi oleh Karyawan Swasta dan Wiraswasta. Dalam melaksanakan program kerja diatas, dilakukan empat tahapan dimulai dari mengidentifikasi permasalahan yang dilakukan melalui wawancara dan observasi kepada sasaran KKN. Kemudian merumuskan solusi terhadap permasalahan yang dialami, implementasi program kerja melalui edukasi dan pelatihan.

Tahap yang terakhir yaitu, evaluasi program kerja. Berdasarkan hasil wawancara pada minggu pertama, sasaran menyampaikan bahwa permasalahn muncul akibat adanya virus COVID19.

Selain itu, penerapan kebijakan PPKM dimana terdapat pembatasan jam operasional untuk berdagang membuat waktu berjualan semakin sedikit. Sasaran mencoba menjualkan produk usahanya secara online.

Namun, hal tersebut dirasa kurang optimal karena sasaran tidak rutin melakukan promosi penjualan.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tersusun program kerja yang dilaksanakan pada

minggu kedua dan minggu ketiga, diantaranya :

1. Edukasi tentang pentingnya branding usaha

Kegiatan ini dilakukan melalui kelas kkn yang telah diajukan di sekolah desa. Kelas

ini dilakukan dalam satu kali pertemuan secara offline. Pada kelas ini edukasi yang

diberikan seputar tentang pengertian dari branding, jenis-jenis branding, macam-macam

branding dan alasan pentingnya branding usaha.

2. Pelatihan pembuatan logo usaha

Pendampingan pembuatan logo usaha menggunakan aplikasi canva bersama sasaran.

Pada kegiatan ini, sasaran didampingi dan diberikan arahan terkait fitur-fitur yang

terdapat dalam aplikasi canva. Selain itu, sasaran juga diajarkan cara membuat logo usaha

sendiri.

3. Edukasi tentang membangun digital marketing

Kegiatan ini dilakykan melalui kelas kkn yang diajukan di sekolah desa. Kelas ini

dilakukan secara offline dalam satu kali pertemuan. Pada pertemuan tersebut, sasaran

diberikan pemahaman terkait digital marketing.

4. Pelatihan pembuatan iklan promosi

Pembuatan iklan promosi dilakukan melalui aplikasi canva di android milik sasaran

sendiri. Pembuatan iklan promosi ini memanfaatkan fitur template iklan namun didesain

ulang mulai dari warna hingga tata letak tulisan dan dekorasi.

5. Pelatihan pemasaran produk melalui social media

Setelah pembuatan logo dan iklan promosi telah dilakukan oleh sasaran, kegiatan

selanjutnya yang dilakukan adalah pemasaran melalui social media. Social media yang

digunakan adalah Instagram dan WhatsApp.

Output yang diharapkan adalah sasaran dapat memahami pentingnya branding usaha,

mampu menbuat logo usahanya sendiri, sasaran memahami digital marketing dengan melakukan

penjualan secara online yang diukur dari tingkat pemahaman sasaran dalam mengoperasikan

social media sebagai media pemasaran produknya.(Tiffani Alifillaili Choirunnisa/KKN BTV III

UNEJ/Kelompok-75/Kanigaran/Kanigaran/Kota Probolinggo/Samuel Saut Martua Samosir)

Penulis 

Nama :Tiffani Alifillaili Choirunnisa

Pekerjaan :mahasiswa Universitas Jember 

Alamat :Girilaya