Terlihat, Enam Kali Heli MI8-MTV Lakukan Bombing Diatas Gunung Arjuno

Terlihat, Enam Kali Heli MI8-MTV Lakukan Bombing Diatas Gunung Arjuno Heli MI8-MTV melakukan bombing diatas blok Lemahbang gunung Arjuno. Foto Istimewa.

AwKabarwarta.id - Terlihat sebanyak enam kali heli jenis MI8-MTV melakukan bombing dari udara diatas area karhutla di gunung Arjuno, tepatnya di blok Lemahbang yang berada di wilayah Desa Lumbangrejo, kecamatan Prigen, kabupaten Pasuruan.

Heli sebelum melakukan bombing (penyiraman dengan menggunakan air) mengambil air dari sungai Porong di Sidoarjo, yang terpantau dilaksanakan semenjak pukul 08.26 wib hingga pukul 10.17 wib.

"Pukul 13.24 wib karena angin cukup kencang, maka operasi dengan menggunakan water bombing dihentikan, dan akan dilanjutkan pada esok hari, 24 Oktober 2019 mulai pukul 06.00 wib," ujar Juned, selaku petugas perizinan pos pendakian gunung Arjuno di Tretes, kecamatan Prigen, kabupaten Pasuruan, Rabu, (23/10/19).

Selain melakukan upaya pemadaman karhutla melalui udara, petugas gabungan dari TNI, Polri, petugas Tahura dan relawan yang berjumlah puluhan juga melakukan upaya pemadaman melalui darat.

"Dari petugas Tahura 15 orang dibantu relawan dan anggota TNI 15 serta dari Polri 10 orang yang melakukan upaya pemadaman melalui jalur wisata bambu dan air terjun Dlundung, kabupaten Mojokerto," terang Juned.

Dilain tempat, Kapolsek Prigen IPTU Slamet mengungkapkan bahwa pihak polres Pasuruan menyiagakan 6 petugas rantis untuk karhutla selama 24 jam untuk membantu pemadaman bersama petugas dari tahura Raden Soerjo dan TNI bersama relawan yang disiagakan di mapolsek dan koramil Prigen.

"Kami sediakan apar (alat pemadam api) di polsek, dan kami melakukan sistem siaga untuk pemadaman karhutla yang terdiri dari 6 personil dari polres Pasuruan dan 4 dari polsek Prigen," Ungkap Slamet.

Karhutla yang menerpa gunung Arjuno, gunung Ringgit dan gunung Welirang merupakan kawasan Tahura (taman hutan raya) R. Soerjo yang berupa padang savana dan pohon cemara serta akasia hutan.

Lokasi kebakaran yang berbentuk jurang curam dengan kemiringan hampir 90 derajat dengan posisi mendekati puncak, menyulitkan proses pemadaman melalui udara maupun darat.

"Di blok pondok gampeng hanya menyisakan asap, namun yang tadi dilakukan upaya pemadaman termasuk di blok sawahan yang berada dibawah blok lemahbang," pungkas Juned.(dyt)