Ternyata, SDN Gentong Yang Atapnya Ambruk Adalah Sekolah Inklusi Yang Dibantu Unicef Indonesia

Ternyata, SDN Gentong Yang Atapnya Ambruk Adalah Sekolah Inklusi Yang Dibantu Unicef Indonesia Karangan bela sungkawa dari Unicef Indonesia atas tragedi robohnya empat ruang kelas SDN Gentong kota Pasuruan. Foto Iwan dayat.

Kabarwarta.id - SDN Gentong yang empat ruang kelasnya ambruk merupakan sekolah inklusi. Yang merupakan sekolah dasar percontohan di provinsi Jawa Timur.

"SDN Gentong tercatat sebagai sekolah inklusi. Dan penerapan dalam sistem belajarnya menerapkan sekolah berbasis inklusi dan menjadi percontoan untuk sekolah lainya di Jawa Timur. Dan penerapan sistem pembelajaranya dibantu oleh Unicef Indonesia," Ujar Pog Selogusdani selaku Auditor Kemendikbud, kamis (7/11/19).

Sekolah inklusi adalah sekolah yang menerapkan Sistem pendidikan paling mutakhir bagi anak dengan autisme adalah inklusi, yaitu layanan pendidikan yang menyertakan semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus atau ABK, dalam proses pembelajaran yang sama. ... Metode itu berkembang dan menjadi sistem pendidikan yang wajib ada di sekolah umum.

Hari ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Anwar Nadim Makarim akan bertandang ke SDN Gentong yang berada di jalan Kyai Sepuh, kelurahan Gentong, kecamatan Gadingrejo, kota Pasuruan.

"Pak Menteri, jam 10.00 dari Bandara, kemudian menuju SDN Gentong dilanjutkan kerumah duka korban dan RSUD R. Soedarsono kota Pasuruan," terang pong Selogusdani.

Selain Nadim, dalam lawatanya ke SDN Gentong, Irjen Kemendikbud juga dijadwalkan datang ke sekolah yang merupakan sekolah percontohan ini.

"Selain mengecek lokasi sekolah yang ambruk, Pak Menteri nantinya akan memberikan santunan kepada korban meninggal dan bantuan kepada korban luka - luka. Serta memberikan arahan terkait SDN Gentong," tambah Pong Selogusdani.

Sebelumnya, staff kementrian PUPR, Darjat dan staf kemendikbud mengunjungi SDN Gentong pada rabu 6 November kemarin kemarin. Dan Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada selasa 5 November 2019.(dyt)