Tinjau Kelas Ambruk, Teno Instruksikan Pindahkan Belajar-Mengajar Pelajar SDN Gentong Ke Gedung Madin

Tinjau Kelas Ambruk, Teno Instruksikan Pindahkan Belajar-Mengajar Pelajar SDN Gentong Ke Gedung Madin Plt. Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo meninjau ruang kelas 2a SDN Gentong kota Pasuruan. Foto iwan dayat.

Kabarwarta.id - Akibat empat ruang kelas di SDN Gentong ambruk pada 5 November 2019 kemarin. Plt Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo menginstruksikan agar tempat belajar mengajar siswa dan siswi dipindahkan ke sekolah terdekat.

"Semua proses belajar mengajar di sdn gentong akan dipindahkan ke madrasah diniyah (madin) Al Ghofuriyah di gang masjid Al Ghofuriyah kelurahan Gentong," ujar Plt. Walikota Pasuruan, jum'at (8/11/19).

Teno menegaskan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kejadian ambruknya empat ruang kelas di sekolah dasar negeri yang berada di jalan Kyai Sepuh kota Pasuruan.

"Ada enam ruang kelas di madin yang siap digunakan termasuk satu ruang guru," terang Teno.

Ditempat yang sama, pengelola madin Al Ghofuriyah, Ustad Nur Wachid mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung penggunaan madin sebagai sarana pengganti tempat belajar mengajar siswa dan siswi SDN Gentong.

"Yang dua kelas kalau sore digunakan untuk madin, dan keempat kelas lainya kosong. Namun semua kelas di pagi hari bisa digunakan untuk proses belajar mengajar siswa dan siswi," ungkapnya.

Madin Al Ghofuriyah yang berada di lingkungan masjid Kyai Sepuh merupakan bangunan yang terdiri dari beberapa ruang kelas di dua lantai dengan total kelas 10 ruangan dan 2 kelas berada di depan madrasah.

"Lantai dua juga bisa digunakan, namun harus dibersihkan terlebih dahulu," imbuh Nur Wachid.(dyt)