KABARWARTA.ID - Memasuki hari ketiga pasca-Idul Fitri 1447 Hijriah atau H+3 Lebaran 2026, suasana arus balik di Kota Bandung mulai terasa kehadirannya. Terminal Cicaheum, sebagai salah satu gerbang utama kedatangan, mulai menerima bus-bus yang menurunkan penumpang dari berbagai daerah tujuan mudik.
Meskipun demikian, pantauan pada hari ini belum menunjukkan lonjakan signifikan dalam volume kedatangan pemudik. Beberapa armada bus terlihat memadati area penurunan penumpang, menandakan dimulainya pergerakan kembali warga menuju pusat kota.
Data menunjukkan bahwa pergerakan penumpang pada hari sebelumnya telah tercatat. Kepala Terminal Cicaheum memberikan informasi terkini mengenai volume kedatangan yang berhasil dicatat oleh pihak pengelola terminal.
Pada hari Senin, 23 Maret 2026 kemarin, tercatat sebanyak 836 orang pemudik telah tiba di Terminal Cicaheum. Kedatangan penumpang ini diangkut menggunakan total 91 unit bus yang beroperasi melayani rute arus balik.
Menariknya, angka kedatangan tersebut menunjukkan adanya tren penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Penurunan ini diperkirakan sekitar enam persen dari data historis tahunan.
Kepala Terminal Cicaheum, Asep Supriadi, menyampaikan analisis situasi terkini berdasarkan pemantauan lapangan pada hari Selasa, 24 Maret 2026. Ia menggarisbawahi bahwa situasi masih jauh dari puncak kepadatan.
"Untuk saat ini, arus balik di Terminal Cicaheum masih lengang, belum ada penampakan," ujar Asep Supriadi. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa lonjakan utama arus balik diprediksi akan terjadi di hari-hari berikutnya.
Lebih lanjut, Asep Supriadi menjelaskan bahwa aktivitas diperkirakan akan meningkat pada waktu tertentu. "Mungkin nanti agak siangan atau sore hari, cuma kami tetap mengantisipasi untuk kedatangan arus balik ke Terminal Cicaheum," kata Asep Supriadi.
Pihak pengelola terminal menegaskan bahwa meskipun situasi masih landai, kesiapan operasional untuk menghadapi peningkatan arus tetap menjadi prioritas utama. Antisipasi ini mencakup penyiapan personel dan koordinasi dengan operator bus.