KABARWARTA.ID - Taman Hutan Raya (Tahura) Ir H Djuanda di Bandung mengalami peningkatan jumlah kunjungan yang sangat signifikan selama periode libur Lebaran tahun 2026 ini. Lonjakan ini menjadi sorotan utama dalam catatan operasional kawasan konservasi tersebut.

Data menunjukkan bahwa dalam dua hari pertama libur Lebaran, total hampir 6.500 wisatawan memadati area Tahura Djuanda. Fenomena ini terjadi sebagai dampak langsung dari kebijakan penutupan operasional Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo.

Sebagaimana diketahui publik, pihak pengelola Bandung Zoo memutuskan untuk tidak membuka fasilitas mereka selama masa libur Lebaran 2026 berlangsung. Keputusan ini tentu meninggalkan kebutuhan rekreasi bagi masyarakat.

Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera menawarkan Tahura Ir H Djuanda sebagai opsi alternatif yang menarik bagi para wisatawan yang ingin berlibur. Langkah ini membantu mengalihkan arus wisatawan.

Kepala UPTD Tahura Ir H Djuanda, Lutfi Erizka, mengonfirmasi tingginya antusiasme masyarakat untuk mengunjungi kawasan tersebut. Kunjungan yang tercatat melampaui ekspektasi pengelola selama periode libur panjang ini.

"Alhamdulillah, dua hari ini angka kunjungan lumayan signifikan. Minggu itu kami mencatat 2.475 kunjungan dan di hari Senin ada 4.071 kunjungan," kata Kepala UPTD Tahura Ir H Djuanda, Lutfi Erizka.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Lutfi Erizka pada hari Selasa, tepatnya tanggal 24 Maret 2026, saat dimintai keterangan mengenai evaluasi kunjungan awal libur Lebaran. Hal ini menunjukkan tren positif pada hari kedua.

Kenaikan jumlah pengunjung yang terdata pada hari Senin, yakni mencapai 4.071 orang, menunjukkan bahwa banyak warga yang memanfaatkan hari kedua libur untuk berwisata di alam terbuka. Ini mengukuhkan posisi Tahura sebagai destinasi favorit saat itu.

Dampak penutupan Kebun Binatang Bandung terlihat jelas dalam pergeseran preferensi rekreasi warga Bandung dan wisatawan luar kota yang sedang berkunjung. Tahura menawarkan pengalaman alam yang berbeda sebagai pengganti.