KABARWARTA.ID - Kepadatan arus lalu lintas yang ekstrem selama periode arus balik Lebaran di Kabupaten Sukabumi memicu insiden tak terduga. Kemacetan panjang di Jalan Raya Cibadak tiba-tiba berubah menjadi kericuhan kecil antar pengemudi.
Peristiwa yang memicu ketegangan ini terjadi pada hari Selasa, 24 Maret 2026. Lokasi spesifik insiden adalah di ruas Jalan Raya Sekarwangi, Cibadak, saat volume kendaraan sangat tinggi.
Saat itu, antrean kendaraan terpantau padat merayap, khususnya bagi mereka yang melaju dari arah Kota Sukabumi menuju Bogor. Suasana yang semula didominasi oleh antrean kendaraan mendadak memanas.
Ketegangan meningkat drastis setelah terjadi dugaan senggolan antara dua mobil yang sedang berjuang melewati kemacetan tersebut. Insiden ini dengan cepat menarik perhatian pengguna jalan lain di sekitarnya.
Salah satu kendaraan yang terlibat adalah mobil Colt Mini, yang dikenal masyarakat sebagai mobil 'setan', dengan nomor polisi F 7636 SD. Mobil ini diketahui melayani rute Sukabumi-Bogor.
Pengemudi mobil minibus tersebut, yang diidentifikasi bernama Ebi, dilaporkan mengambil jalur kanan untuk melaju ke arah Bogor. Tindakan ini terjadi bersamaan dengan pergerakan mobil lain dari arah berlawanan.
Mobil kedua yang terlibat adalah unit Mercedes-Benz V220d bernomor polisi B 1598 VKS. Kendaraan mewah ini tengah melakukan perjalanan menuju Kota Sukabumi saat insiden terjadi.
Kericuhan yang terjadi kemudian dilaporkan berujung pada dugaan pemukulan fisik antara kedua pengemudi yang terlibat senggolan tersebut. Situasi ini menambah kompleksitas penanganan kemacetan di area tersebut.
Informasi mengenai insiden ini kemudian menyebar, menunjukkan bahwa gesekan antar pengguna jalan sering kali meningkat seiring dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi pasca libur panjang.