KABARWARTA.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyuarakan usulan signifikan terkait penataan ulang postur anggaran pemerintah daerah maupun pusat. Ia mendorong adanya opsi pemangkasan pada pos belanja operasional atau anggaran yang dialokasikan untuk penyelenggara negara.

Langkah radikal ini diusulkan dengan tujuan utama untuk mengamankan dan mengoptimalkan sumber daya keuangan. Fokus utama dari penghematan tersebut adalah memastikan dana yang tersedia dapat dialokasikan secara maksimal untuk pembangunan infrastruktur vital.

Wacana ini mengemuka setelah Dedi Mulyadi menyelesaikan rangkaian kegiatan ibadah Salat Idul Fitri 1447 Hijriah. Momen sakral tersebut dilaksanakan di Gedung Sate, yang merupakan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

Selepas pelaksanaan salat Id, Dedi Mulyadi sempat menyampaikan pandangannya mengenai suasana perayaan Lebaran tahun 2026 di wilayah Jawa Barat. Ia menggarisbawahi berbagai makna mendalam yang tersirat dalam momen hari raya tersebut.

Menurut pandangannya, perayaan Lebaran tahun ini menghadirkan suasana kegembiraan dan kebahagiaan yang meluas di tengah masyarakat. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya tradisi saling memaafkan antar sesama, terutama di kalangan sanak saudara.

Pernyataan mengenai pemotongan anggaran pejabat tersebut merupakan bagian dari usulan strategis yang ia sampaikan kepada publik. Usulan ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi fiskal yang lebih baik dalam konteks pembangunan daerah.

"Gubernur Jawa Barat mendorong opsi pemangkasan anggaran penyelenggara negara usai mengikuti Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Gedung Sate," kutipan tersebut menggarisbawahi momen dan lokasi pernyataan itu disampaikan.

Lebih lanjut, usulan pemangkasan anggaran tersebut ditegaskan sebagai upaya konkret agar dana infrastruktur yang dikucurkan pemerintah dapat disiapkan secara optimal. Hal ini menunjukkan prioritas pembangunan fisik di atas belanja rutin birokrasi.

"Langkah ini ditawarkan agar dana infrastruktur yang dikucurkan pemerintah bisa disiapkan secara optimal," ujar Dedi Mulyadi, menegaskan fokus utama dari usulan penghematan tersebut.