KABARWARTA.ID - Sebuah insiden kebakaran besar melanda kawasan sentra penjualan barang bekas di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, pada Kamis (26/3/2026) dini hari. Peristiwa ini dilaporkan terjadi saat jam-jam sepi, tepatnya sekitar pukul 03.55 WIB.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskar PB) Kota Bandung segera menerjunkan personel dan armada pemadam untuk menangani kobaran api yang telah membesar tersebut. Penanganan insiden ini menjadi prioritas utama petugas di lapangan.

Dari rekaman visual yang diterima publik, terlihat jelas bahwa api melalap area tersebut dengan intensitas tinggi. Kobaran api dilaporkan membumbung tinggi, menandakan besarnya potensi kerusakan yang ditimbulkan.

Penyebab cepat membesarnya api diduga kuat berkaitan dengan material yang menjadi objek utama di lokasi tersebut. Sumber daya material yang dominan adalah bahan-bahan yang sangat mudah terbakar.

Fokus api yang membesar disebutkan karena objek yang terbakar didominasi bahan kayu yang mudah terbakar, mempercepat penyebaran nyala api di antara belasan kios tersebut. Hal ini menambah tantangan bagi tim pemadam di lokasi.

Secara geografis, area yang terdampak kebakaran ini mencakup dua wilayah administratif berbeda yang berdekatan. Kejadian ini melibatkan dua lingkungan yang berbeda di Kecamatan Regol.

Area tersebut meliputi wilayah administratif RT 02 RW 03 Kelurahan Ciseureuh, serta meluas hingga ke RT 01 RW 07 Sukawati, yang berada di Kelurahan Pasirluyu. Pembagian wilayah ini menunjukkan luasnya area yang harus diamankan.

"Dari video yang diterima detikJabar, kobaran api terlihat membumbung tinggi," mengenai kondisi awal saat kebakaran terjadi. Informasi visual ini memberikan gambaran mengenai besarnya skala api pada momen awal penanganan.

Lebih lanjut, mengenai karakteristik api, disebutkan bahwa "Api cepat membesar karena objek yang terbakar didominasi bahan kayu yang mudah terbakar." Pernyataan ini menjelaskan mengapa respons cepat sangat dibutuhkan dalam situasi tersebut.