KABARWARTA.ID - Suasana malam takbiran di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sempat diwarnai insiden yang mengganggu ketertiban umum. Pasalnya, petugas kepolisian mengamankan sejumlah remaja yang kedapatan sedang melakukan pesta minuman keras (miras) oplosan.
Insiden ini terjadi tepat pada perayaan takbiran keliling yang seharusnya menjadi momen kegembiraan umat Muslim. Penindakan ini dilakukan oleh aparat setempat sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun, belasan remaja tersebut awalnya bergabung dalam rombongan pawai bedug. Mereka terlihat berbaur dengan peserta pawai lainnya yang sedang memeriahkan malam takbiran.
Namun, gerak-gerik mereka kemudian menarik perhatian petugas kepolisian yang tengah melakukan pengamanan di lokasi. Mereka berusaha mengarahkan rombongan tersebut untuk pulang dengan tertib.
Saat petugas menghentikan kendaraan rombongan tersebut untuk memberikan arahan, polisi mulai menemukan kejanggalan. Pemeriksaan mendadak pun dilakukan oleh aparat keamanan di lokasi kejadian.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan barang bukti yang menguatkan dugaan pesta miras. Ditemukan sejumlah plastik dan botol air mineral yang berisi minuman keras jenis oplosan di antara para remaja itu.
"Para remaja tersebut diamankan setelah polisi menemukan plastik dan botol air mineral berisi miras oplosan saat menghentikan kendaraan mereka," dilansir dari laporan di lapangan.
Kejadian yang mencoreng kekhidmatan malam takbiran ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi para remaja dan orang tua di Cianjur. Pihak kepolisian terus melakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut terhadap remaja yang diamankan.