KABARWARTA.ID - Momen libur Lebaran 1447 Hijriah membawa dampak signifikan terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Berbagai objek wisata alam di wilayah tersebut terpantau mengalami lonjakan jumlah pengunjung yang cukup drastis pada periode libur tahun ini.

Peningkatan aktivitas wisatawan ini mulai terlihat secara masif sejak hari pertama pasca-perayaan Idulfitri. Fenomena ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat setempat maupun pendatang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di ruang terbuka hijau.

Terdapat empat titik utama yang menjadi pusat keramaian, di antaranya adalah pemandian Sungai Masamba dan permandian air panas Pincara. Selain itu, kawasan Bendungan Sungai Tamboke serta Pantai Seta-Seta Tanalili juga dipadati oleh ribuan pelancong.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kondisi di seluruh destinasi unggulan tersebut berjalan dengan tertib meski volume kendaraan dan manusia meningkat tajam. Informasi mengenai situasi terkini di lokasi wisata tersebut dilansir dari detikSulsel pada Minggu (22/3/2025).

"Saat ini adalah hari pertama setelah Lebaran, saya sedang meninjau langsung beberapa lokasi wisata di Luwu Utara dan syukurlah semuanya terpantau sangat ramai," kata Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim.

Lonjakan kunjungan ini dianalisis tidak terjadi secara kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh durasi libur nasional yang cukup panjang. Kebijakan cuti bersama memberikan fleksibilitas lebih bagi warga untuk merencanakan perjalanan wisata ke berbagai destinasi alam.

"Peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan ini merupakan dampak dari durasi libur Lebaran serta kebijakan cuti bersama yang cukup lama pada tahun ini," ujar Andi Abdullah Rahim.

Selain faktor eksternal berupa kalender libur, keberhasilan ini juga dikaitkan dengan langkah strategis pemerintah daerah dalam membenahi sektor pariwisata. Fokus utama terletak pada penyediaan fasilitas yang menjamin aspek kenyamanan serta keamanan bagi setiap individu yang datang.

"Banyaknya pelancong yang datang juga merupakan buah dari kerja keras pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pariwisata yang aman serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi warga," kata Andi Abdullah Rahim.